Trump Sebut Gencatan Senjata Iran-Israel Menjanjikan, Damai Bisa Terwujud
Nabil
Rabu, 25 Juni 2025 - 17:22 WIB
Trump Sebut Gencatan Senjata Iran-Israel Menjanjikan, Damai Bisa Terwujud
LANGIT7.ID–Jakarta;Gencatan senjata yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump antara Iran dan Israel tampaknya masih bertahan pada Rabu, sehari setelah kedua negara memberi sinyal bahwa perang udara mereka telah berakhir—setidaknya untuk saat ini.
Kedua pihak mengklaim kemenangan pada Selasa setelah 12 hari konflik, di mana AS turut campur dengan serangan udara untuk mendukung Israel dalam menghancurkan fasilitas pengayaan uranium Iran.
Utusan Timur Tengah Trump, Steve Witkoff, mengatakan pada Selasa malam bahwa pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran “menjanjikan” dan Washington berharap bisa mencapai kesepakatan damai jangka panjang.
“Kami sudah mulai saling berbicara, tidak hanya secara langsung tapi juga melalui perantara. Saya rasa percakapan ini cukup menjanjikan. Kami berharap dapat mencapai perjanjian damai jangka panjang yang bisa membangkitkan kembali Iran,” kata Witkoff dalam wawancara di acara “The Ingraham Angle” Fox News.
“Sekarang saatnya kami duduk bersama pihak Iran dan menyusun perjanjian damai yang komprehensif, dan saya sangat yakin bahwa kami akan mencapainya,” tambahnya.
Trump mengatakan pada akhir pekan bahwa pesawat pengebom siluman AS telah “menghancurkan” program senjata nuklir Iran. Iran bersikukuh bahwa aktivitas pengayaannya hanya untuk tujuan sipil.
Namun klaim Trump tampaknya dibantah oleh laporan awal dari salah satu badan intelijen pemerintahannya, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.
Kedua pihak mengklaim kemenangan pada Selasa setelah 12 hari konflik, di mana AS turut campur dengan serangan udara untuk mendukung Israel dalam menghancurkan fasilitas pengayaan uranium Iran.
Utusan Timur Tengah Trump, Steve Witkoff, mengatakan pada Selasa malam bahwa pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran “menjanjikan” dan Washington berharap bisa mencapai kesepakatan damai jangka panjang.
“Kami sudah mulai saling berbicara, tidak hanya secara langsung tapi juga melalui perantara. Saya rasa percakapan ini cukup menjanjikan. Kami berharap dapat mencapai perjanjian damai jangka panjang yang bisa membangkitkan kembali Iran,” kata Witkoff dalam wawancara di acara “The Ingraham Angle” Fox News.
“Sekarang saatnya kami duduk bersama pihak Iran dan menyusun perjanjian damai yang komprehensif, dan saya sangat yakin bahwa kami akan mencapainya,” tambahnya.
Trump mengatakan pada akhir pekan bahwa pesawat pengebom siluman AS telah “menghancurkan” program senjata nuklir Iran. Iran bersikukuh bahwa aktivitas pengayaannya hanya untuk tujuan sipil.
Namun klaim Trump tampaknya dibantah oleh laporan awal dari salah satu badan intelijen pemerintahannya, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.