home masjid

Kesempurnaan Insani dalam Pandangan Islam: Jalan Tengah antara Dunia dan Akhirat

Selasa, 01 Juli 2025 - 16:00 WIB
Bagi Islam, hidup bukan tentang membunuh diri demi kehidupan lain. Tapi tentang memperindah hidup ini demi kehidupan abadi. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID- Apa makna hidup manusia? Pertanyaan ini telah menghantui para pemikir, nabi, dan filsuf sepanjang sejarah peradaban. Tapi Muhammad Asad, dalam Islam di Simpang Jalan(1935), menyodorkan jawaban yang sederhana sekaligus revolusioner: hidup adalah jalan menuju kesempurnaan insani—dan Islamlah satu-satunya sistem yang menyatakan bahwa kesempurnaan itu dapat dicapai di dunia ini, oleh individu, tanpa harus membunuh hasrat atau menyangkal realitas duniawi.

Dalam lanskap agama-agama besar, ide ini merupakan anomali. Dalam Kekristenan, penyelamatan spiritual menuntut penindasan terhadap “hasrat jasadi”. Dalam Hinduisme, perjalanan jiwa menuju kesempurnaan memerlukan siklus reinkarnasi tanpa akhir. Sementara Buddhisme bahkan meniadakan eksistensi individu itu sendiri demi mencapai Nirwana.

Namun Islam berdiri berbeda.

Bagi Asad, Islam menegaskan bahwa manusia tidak harus menunggu akhirat untuk menjadi sempurna. Kesempurnaan itu bukan mutlak, bukan tanpa cela, bukan pencapaian ilahi—tetapi pencapaian relatif, sesuai kodrat manusia yang terbatas.

“‘Sempurna’ di sini,” tulis Asad, “berarti pengembangan sifat-sifat dari individual yang telah ada dan positif... agar membangkitkan kekuatan-kekuatan yang apabila tidak demikian akan tetap tidur.”

Dengan kata lain, kesempurnaan bukanlah hasil dari menyeragamkan manusia ke dalam satu model ideal, seperti santo Kristen yang hidup dalam asketisme ketat. Islam justru menegaskan pentingnya individualitas. Seperti kuda pacu dan kuda beban yang berbeda tapi bisa sama-sama sempurna dalam perannya masing-masing, manusia pun bisa berkembang sesuai dengan kodrat unik yang dianugerahkan padanya.

Baca juga: Di Tengah Gelombang Barat: Jalan Tengah Menurut Muhammad Asad
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya