Budi Daya Ikan Patin, Hasilkan Omzet Hingga Rp15 Juta per Bulan
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 18:00 WIB
Bibit ikan patin. Foto: YouTube Agromaritim
Ikan konsumsi jenis patin memiliki permintaan yang tak pernah habis di pasaran. Hal itu dikarenakan ikan ini memiliki harga yang relatif stabil dan tidak pernah mengalami gangguan pasokan.
Sehingga, peminat jenis ikan air tawar ini selalu menjadikan ikan patin sebagai menu hidangan mereka. Hal ini juga lah yang menjadikan usaha budi daya ikan patin di Jakarta Timur sudah menjadi warisan turun temurun.
Pufan Patin yang bergerak di bidang usaha budi daya ikan patin ini mengkhususkan untuk pengadaan bibit. Selain itu, Pufan Patin juga berfokus pada produksi dan distribusi ikan patin ke seluruh wilayah Indonesia.
Putra mengisahkan, usahanya ini telah berdiri sejak 1988, tapi ia baru terjun langsung menggeluti usahanya tersebut pada 2005. Menurutnya, budi daya ikan patin ini memang sudah turun-menurun dilakukan oleh keluarganya.
“Jadi saya sedikit banyak belajar dari keluarga besar. Selain itu, ikan konsumsi ini juga masiih tetap diminati yang membuat potensi di pasarnya semakin banyak,” kata dia dikanal Youtube Agromaritim.
Baca juga:Mantan Bartender Profesional Ini Pilih Berjualan Kopi Keliling dengan Bentor
Untuk itu, kata dia, Pufan Patin dengan berfokus pada pengadaan bibit mampu mengirimkan bibit paten hasil budi dayanya ke seluruh pulau di tanah air. Guna menghasilkan bibit unggul, Putra kerap melakukan seleksi ketat terhadap indukan ikan patin di budi dayanya ini.
Sehingga, peminat jenis ikan air tawar ini selalu menjadikan ikan patin sebagai menu hidangan mereka. Hal ini juga lah yang menjadikan usaha budi daya ikan patin di Jakarta Timur sudah menjadi warisan turun temurun.
Pufan Patin yang bergerak di bidang usaha budi daya ikan patin ini mengkhususkan untuk pengadaan bibit. Selain itu, Pufan Patin juga berfokus pada produksi dan distribusi ikan patin ke seluruh wilayah Indonesia.
Putra mengisahkan, usahanya ini telah berdiri sejak 1988, tapi ia baru terjun langsung menggeluti usahanya tersebut pada 2005. Menurutnya, budi daya ikan patin ini memang sudah turun-menurun dilakukan oleh keluarganya.
“Jadi saya sedikit banyak belajar dari keluarga besar. Selain itu, ikan konsumsi ini juga masiih tetap diminati yang membuat potensi di pasarnya semakin banyak,” kata dia dikanal Youtube Agromaritim.
Baca juga:Mantan Bartender Profesional Ini Pilih Berjualan Kopi Keliling dengan Bentor
Untuk itu, kata dia, Pufan Patin dengan berfokus pada pengadaan bibit mampu mengirimkan bibit paten hasil budi dayanya ke seluruh pulau di tanah air. Guna menghasilkan bibit unggul, Putra kerap melakukan seleksi ketat terhadap indukan ikan patin di budi dayanya ini.