Kisah Humor Sufi Nasrudin: Belajar Mencari Kebenaran dengan Sabar
Miftah yusufpati
Selasa, 08 Juli 2025 - 16:30 WIB
Kebenaran bukan selalu seperti yang kita bayangkan atau kita inginkan. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Suatu hari, seperti biasa, Nasrudin Hoja berdiri di mimbar untuk memberi pengajaran. Di hadapannya para murid duduk dengan serius, menanti kata-kata hikmah darinya.
"Kalian semua ingin mencapai kesempurnaan," katanya, "tapi kalian tidak pernah puas dengan diri sendiri. Bahkan ketika sudah mendapat jawaban, kalian masih saja bertanya lagi dan lagi."
Seorang murid memberanikan diri bertanya, “Tapi, Guru, apakah bertanya itu salah? Bukankah kita harus mencari kebenaran sampai ketemu?”
Nasrudin tersenyum. “Tidak salah,” ujarnya. “Hanya saja, banyak orang bertanya bukan untuk menemukan kebenaran, tetapi untuk membantahnya.”
Murid itu terdiam.
Baca juga: Kisah Humor Sufi Nasrudin Hoja: Konsisten soal Umur
Lalu Nasrudin menambahkan, “Kalau kalian benar-benar ingin menemukan kebenaran, kalian tak perlu banyak bicara. Lihat saja ayam. Ia selalu mematuk-matuk tanah untuk mencari biji. Diam, sabar, terus mencari. Dan lihat apa yang didapatnya?”
"Kalian semua ingin mencapai kesempurnaan," katanya, "tapi kalian tidak pernah puas dengan diri sendiri. Bahkan ketika sudah mendapat jawaban, kalian masih saja bertanya lagi dan lagi."
Seorang murid memberanikan diri bertanya, “Tapi, Guru, apakah bertanya itu salah? Bukankah kita harus mencari kebenaran sampai ketemu?”
Nasrudin tersenyum. “Tidak salah,” ujarnya. “Hanya saja, banyak orang bertanya bukan untuk menemukan kebenaran, tetapi untuk membantahnya.”
Murid itu terdiam.
Baca juga: Kisah Humor Sufi Nasrudin Hoja: Konsisten soal Umur
Lalu Nasrudin menambahkan, “Kalau kalian benar-benar ingin menemukan kebenaran, kalian tak perlu banyak bicara. Lihat saja ayam. Ia selalu mematuk-matuk tanah untuk mencari biji. Diam, sabar, terus mencari. Dan lihat apa yang didapatnya?”