Kiamat Sudah Dekat: Mengingat Bulan Terbelah, dari Guatemala hingga Makkah
Miftah yusufpati
Kamis, 17 Juli 2025 - 05:45 WIB
Di hati para mukmin, itu adalah pengingat bahwa di langit pernah terukir tanda-tanda besar kenabian. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Di langit malam Guatemala, sebuah kamera menangkap gambar Bulan yang seolah terbelah dua, dengan bayang-bayang awan membentuk cincin seperti planet Saturnus. Foto itu kemudian dibagikan oleh NASA melalui laman Astronomy Picture of the Day.
“Bulan menunjukkan fase sabit kecil dengan sebagian besar permukaannya disinari cahaya bumi yang dipantulkan, dikenal sebagai earthshine, sehingga tampak Bulan terbelah dua,” demikian penjelasan NASA seperti dikutip The Sun, Selasa, 24 Maret 2020.
Fenomena itu memancing banyak tafsir. Dari Guatemala, para astronom menegaskan bahwa pemandangan itu hanyalah awan yang “diposisikan sempurna”. Namun bagi umat Islam, gambaran Bulan terbelah adalah gema mukjizat Rasulullah SAW lebih dari seribu tahun lalu.
Baca juga: Kiamat Tak Tiba-Tiba: Menanti Kedatangan Imam Mahdi
Al-Qur’an sendiri merekam peristiwa itu dengan gamblang:
اِقۡتَـرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الۡقَمَرُ
“Saat (hari Kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah.” (Surah Al Qamar: 1)
“Bulan menunjukkan fase sabit kecil dengan sebagian besar permukaannya disinari cahaya bumi yang dipantulkan, dikenal sebagai earthshine, sehingga tampak Bulan terbelah dua,” demikian penjelasan NASA seperti dikutip The Sun, Selasa, 24 Maret 2020.
Fenomena itu memancing banyak tafsir. Dari Guatemala, para astronom menegaskan bahwa pemandangan itu hanyalah awan yang “diposisikan sempurna”. Namun bagi umat Islam, gambaran Bulan terbelah adalah gema mukjizat Rasulullah SAW lebih dari seribu tahun lalu.
Baca juga: Kiamat Tak Tiba-Tiba: Menanti Kedatangan Imam Mahdi
Al-Qur’an sendiri merekam peristiwa itu dengan gamblang:
اِقۡتَـرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الۡقَمَرُ
“Saat (hari Kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah.” (Surah Al Qamar: 1)