Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 24 April 2026
home global news detail berita

BRIN Rancang Jalur Pelayaran Selat Makassar untuk Dukung Pelabuhan IKN

tim langit 7 Jum'at, 24 April 2026 - 09:20 WIB
BRIN Rancang Jalur Pelayaran Selat Makassar untuk Dukung Pelabuhan IKN

LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pembangunan nasional berbasis riset. Kali ini, melalui Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH), BRIN merancang skema pemisahan jalur pelayaran atau Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Makassar guna meningkatkan keselamatan navigasi sekaligus menopang pengembangan pelabuhan hub di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Riset ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kepadatan lalu lintas kapal di Selat Makassar, yang merupakan salah satu jalur pelayaran strategis nasional dan internasional. Tanpa pengaturan yang sistematis, potensi risiko kecelakaan di kawasan ini dinilai semakin tinggi, terutama seiring dengan pembangunan IKN dan proyeksi aktivitas logistik di masa depan.

Perekayasa Ahli Muda PRTH BRIN, Ibnu Fauzi, menjelaskan bahwa desain TSS yang dikembangkan mengadopsi pendekatan komprehensif dengan mengintegrasikan analisis lalu lintas kapal, kajian risiko kecelakaan, serta data hidro-oseanografi seperti arus, gelombang, dan angin. “Pengaturan jalur pelayaran yang terstruktur menjadi kunci untuk meminimalkan risiko tabrakan dan meningkatkan keselamatan navigasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).

Hasil penelitian tim BRIN yang terdiri dari Ibnu Fauzi, Danang Ariyanto, Cahyarsi Murtiaji, Catur Indra Sukmana, dan Eny Cholishoh, menunjukkan bahwa skema TSS yang ideal terdiri dari dua jalur terpisah untuk kapal dengan arah berlawanan, masing-masing selebar sekitar tiga kilometer. Desain ini juga mempertimbangkan berbagai hambatan navigasi seperti pipa bawah laut, anjungan lepas pantai, hingga keberadaan terumbu karang.

Dari sisi kondisi perairan, menurut Fauzi, hasil analisis menunjukkan bahwa Selat Makassar relatif aman untuk pelayaran. Kecepatan angin tercatat di bawah 15 knot dengan tinggi gelombang maksimum sekitar 1,25 meter masih dalam batas standar keselamatan pelayaran internasional. Evaluasi statistik juga memperkuat bahwa lebar jalur tiga kilometer efektif dalam menekan potensi kecelakaan kapal.

Rancangan TSS ini menjadi fondasi penting dalam mendukung pengembangan pelabuhan hub IKN sebagai simpul logistik nasional dan internasional. Dengan sistem lalu lintas kapal yang lebih tertata, diharapkan efisiensi distribusi meningkat sekaligus menjaga keselamatan dan keberlanjutan lingkungan laut.

Meski demikian, Ibnu menegaskan bahwa penelitian ini masih bersifat awal karena menggunakan data sekunder. Ke depan, diperlukan integrasi data real-time seperti Automatic Identification System (AIS) serta survei hidrografi beresolusi tinggi untuk menyempurnakan desain jalur pelayaran.

Riset yang dipublikasikan dalam jurnal internasional Archives of Transport (DOI: 10.61089/aot2025.fwrh7755) ini menegaskan komitmen BRIN dalam menyediakan dasar ilmiah bagi kebijakan strategis nasional. Dengan pendekatan berbasis sains, Indonesia diharapkan semakin kuat dalam tata kelola maritim global, khususnya dalam menjamin keselamatan pelayaran di jalur strategis dunia seperti Selat Makassar

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 24 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)