Lewat OPOP, 550 Pesantren di Jatim Siap Tumbuhkan Ekosistem Ekonomi Syariah
Muhajirin
Ahad, 03 Oktober 2021 - 15:30 WIB
Peluncuran Aplikasi OPOP Mart oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim (foto: opop jatim)
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menilai penguatan program One Pesantren One Product (OPOP) di Jatim menjadi peluang besar menjadikan ekosistem ekonomi syariah berkembang pesat.Emil menyebut terdapat 6.864 pesantren di Jawa Timur. Itu setara dengan 24,76 persen dari total pesantren secara nasional. Melihat keberadaan itu, dia optimis program OPOP di Jatim akan berkembang pesat.
“Kita harap Ponpes bisa fokus memilih satu produk unggulannya lalu nantinya akan dikembagkan. Tentunya, dalam proses pendampingan dan pemasaran juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi,” kata Emil, dikutip dari laman Dinas Kominfo Jatim, Ahad (3/10/2021).
Emil menyebut komitmen Jatim sebagai regional ekonomi syariah tidak hanya difasilitasi melalui program OPOP saja. Ada program lain yang sudah berjalan seperti Santripreneur, Pesantrenpreneur, Sociopreneur yang difasilitasi oleh OPO Jatim Berdaya dalam permodalannya.
OPOP Jatim Berdaya adalah salah satu bentuk layanan permodalan berbentuk kartu yang dapat difungsikan sebagai kartu ATM/debit, sehingga mempermudah proses transaksi akses bagi pelaku wirausaha berbasis pesantren.
Saat ini, tercatat 550 Koperasi Ponpes di Jatim telah bergabung dengan OPOP. 203 di antaranya mendapat fasilitas dari OPOP Jatim Berdaya.
“Kita harap Ponpes bisa fokus memilih satu produk unggulannya lalu nantinya akan dikembagkan. Tentunya, dalam proses pendampingan dan pemasaran juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi,” kata Emil, dikutip dari laman Dinas Kominfo Jatim, Ahad (3/10/2021).
Emil menyebut komitmen Jatim sebagai regional ekonomi syariah tidak hanya difasilitasi melalui program OPOP saja. Ada program lain yang sudah berjalan seperti Santripreneur, Pesantrenpreneur, Sociopreneur yang difasilitasi oleh OPO Jatim Berdaya dalam permodalannya.
OPOP Jatim Berdaya adalah salah satu bentuk layanan permodalan berbentuk kartu yang dapat difungsikan sebagai kartu ATM/debit, sehingga mempermudah proses transaksi akses bagi pelaku wirausaha berbasis pesantren.
Saat ini, tercatat 550 Koperasi Ponpes di Jatim telah bergabung dengan OPOP. 203 di antaranya mendapat fasilitas dari OPOP Jatim Berdaya.