Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Lewat OPOP, 550 Pesantren di Jatim Siap Tumbuhkan Ekosistem Ekonomi Syariah

Muhajirin Ahad, 03 Oktober 2021 - 15:30 WIB
Lewat OPOP, 550 Pesantren di Jatim Siap Tumbuhkan Ekosistem Ekonomi Syariah
Peluncuran Aplikasi OPOP Mart oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim (foto: opop jatim)
LANGIT7.ID, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menilai penguatan program One Pesantren One Product (OPOP) di Jatim menjadi peluang besar menjadikan ekosistem ekonomi syariah berkembang pesat. Emil menyebut terdapat 6.864 pesantren di Jawa Timur. Itu setara dengan 24,76 persen dari total pesantren secara nasional. Melihat keberadaan itu, dia optimis program OPOP di Jatim akan berkembang pesat.

“Kita harap Ponpes bisa fokus memilih satu produk unggulannya lalu nantinya akan dikembagkan. Tentunya, dalam proses pendampingan dan pemasaran juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi,” kata Emil, dikutip dari laman Dinas Kominfo Jatim, Ahad (3/10/2021).

Emil menyebut komitmen Jatim sebagai regional ekonomi syariah tidak hanya difasilitasi melalui program OPOP saja. Ada program lain yang sudah berjalan seperti Santripreneur, Pesantrenpreneur, Sociopreneur yang difasilitasi oleh OPO Jatim Berdaya dalam permodalannya.

OPOP Jatim Berdaya adalah salah satu bentuk layanan permodalan berbentuk kartu yang dapat difungsikan sebagai kartu ATM/debit, sehingga mempermudah proses transaksi akses bagi pelaku wirausaha berbasis pesantren.

Saat ini, tercatat 550 Koperasi Ponpes di Jatim telah bergabung dengan OPOP. 203 di antaranya mendapat fasilitas dari OPOP Jatim Berdaya.

Emil menjelaskan, pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Jatim juga difasilitasi dengan perluasan pasar melalui digitalisasi market dengan adanya aplikasi OPOP MART. Tak hanya itu, Pemprov Jatim juga memiliki pondok kurasi guna membantu proses quality control produk halal.

Produk halal unggulan yang nantinya lolos kurasi akan lanjut dipasarkan melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) untuk pemasaran produk lokal. Tersedia juga Export Center untuk distribusi dan marketing produk-produk halal Indonesia ke kancah internasional.

"Indonesia sekarang adalah importir halal food terbesar. Jika ingin menjadi pusat industri halal, maka kita harus mengenalkan produk-produk halal dari industri lokal sendiri, dan membalikkan posisi dari importir menjadi eksportir," kata Emil.

Emil juga menunjukkan pentingnya Sistem Informasi Produk Halal (Sipahala). Pasalnya, industri halal bukan hanya datang dari IKM, tapi juga UKM dan mikrobisnis. Di mana semua moda bisnis tersebut harus senantiasa dipantau.

"Sistem Informasi Produk Halal merupakan salah satu faktor yang penting. Terutama bagi pendaftaran UKM, input data produk halal, hingga sertifikasi produk halal, semuanya akan diurus oleh Sipahala," ucap Emil.

Emil menyebutkan, untuk mewadahi semua produk industri halal dan mewujudkan peningkatan dalam hal ekonomi syariah, Pemprov Jatim telah membangun Kawasan Wisata dan Industri Halal Indonesia. Ini penting karena pasar produk halal Asia pasifik di tahun 2030 akan mencapai 62 %, di mana konsep halal sudah menjadi gaya hidup masyarakat global.

Emil berharap proyek-proyek itu dapat menjadi pusat seluruh UKM melalui produk-produk halal untuk terus berkarya. Apalagi, kata dia, Ekonomi Syariah dan Industri Halal saat ini menjadi dua hal yang penting.

Mengingat, Indonesia adalah negara yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Terlebih melihat bagaimana ekonomi Indonesia di antara negara Islam lainnya kian mengalami peningkatan.

"Kita harus membuat inovasi sebagai negara yang mayoritas adalah muslim. Ini menjadi penting berapa sesungguhnya ekonomi Indonesia di antara muslim countries mengalami peningkatan dan kian bertumbuh,” ucap Emil.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)