Warga Grand Wisata Bangun Perkampungan NU-Muhammadiyah, Undang Prof Mu'ti dan Gus Ipul Hadiri Peletakan Batu Pertama
Tim langit 7
Rabu, 23 Juli 2025 - 09:31 WIB
Warga Grand Wisata Bangun Perkampungan NU-Muhammadiyah, Undang Prof Mu'ti dan Gus Ipul Hadiri Peletakan Batu Pertama
LANGIT7.ID-Jakarta; Ada gebrakan menarik yang dimotori pimpinan Muhammadiyah dan NU di Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat. Dua pimpinan di level ranting ini, sedang mewujudkan ide besar untuk membuat perkampungan NU-Muhammadiyah di lahan pemberian Bupati di area fasilitas umum yang dimiliki pemerintah daerah setempat.
Menurut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bekasi H.Bakir Nurhadi, dua ormas Islam di level ranting Grand Wisata ini, masing-masing mendapatkan "jatah" lahan1100m2,. Total lahan untuk kedua ormas menjadi 2200m2. "Di lahan ini yang akan dimanfaatkan untuk membuat perkampungan NU-Muhammadiyah. Jika perkampungan ini selesai dibangun, maka akan menjadi simbol harmonisasi NU-Muhammadiyah yang pertama di Indonesia," ujar Bakir dengan penuh antusias. Pernyataan Bakir ini disampaikan saat memimpin rombongan NU-Muhammadiyah menemui Mendikdasman Prof Dr Abdul Mu'ti atas nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah di rumah dinas di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (22/7/2025).
Sebagai bukti keseriusannya mewujudkan mimpi membangun perkampungan NU-Muhammadiyah, Bakir bersilaturahmi ke Prof Abdul Mu'ti untuk mendapatkan persetujuan dari pimpinan teras Muhammadiyah sekaligus mengundang untuk peletakan batu pertama pembangunan perkampungan NU-Muhammadiyah yang dijadwalkan di bulan Agustus 2025. Bahkan disampaikan juga kepada Prof Mu'ti, persiapan peletakan batu pertama sudah dirancang dengan kemeriahan acara yang bernuansa NU dan bercorak Muhammadiyah.
Turut bersama Bakir, H.Andi Tjahyadi (Ketua Tanfidhiyah Pimpinan Ranting NU) Grand Wisata, H.Muhammad Fachruddin (Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Grand Wisata), Dr H.Nahruddin Akbar dan H.Nurkhamid Alfi masing-masing wakil ketua pimpinan Muhammadiyah Grand Wisata.
Setelah bertemu Sekum PP Muhamamdiyah Prof Abdul Mu'ti, menurut rencana para pimpinan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia di level ranting ini, juga akan menemui Sekjen PBNU yang juga menjabat Menteri Sosial, H.Saefullah Yusuf (Gus Ipul).
Menurut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bekasi H.Bakir Nurhadi, dua ormas Islam di level ranting Grand Wisata ini, masing-masing mendapatkan "jatah" lahan1100m2,. Total lahan untuk kedua ormas menjadi 2200m2. "Di lahan ini yang akan dimanfaatkan untuk membuat perkampungan NU-Muhammadiyah. Jika perkampungan ini selesai dibangun, maka akan menjadi simbol harmonisasi NU-Muhammadiyah yang pertama di Indonesia," ujar Bakir dengan penuh antusias. Pernyataan Bakir ini disampaikan saat memimpin rombongan NU-Muhammadiyah menemui Mendikdasman Prof Dr Abdul Mu'ti atas nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah di rumah dinas di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (22/7/2025).
Sebagai bukti keseriusannya mewujudkan mimpi membangun perkampungan NU-Muhammadiyah, Bakir bersilaturahmi ke Prof Abdul Mu'ti untuk mendapatkan persetujuan dari pimpinan teras Muhammadiyah sekaligus mengundang untuk peletakan batu pertama pembangunan perkampungan NU-Muhammadiyah yang dijadwalkan di bulan Agustus 2025. Bahkan disampaikan juga kepada Prof Mu'ti, persiapan peletakan batu pertama sudah dirancang dengan kemeriahan acara yang bernuansa NU dan bercorak Muhammadiyah.
Turut bersama Bakir, H.Andi Tjahyadi (Ketua Tanfidhiyah Pimpinan Ranting NU) Grand Wisata, H.Muhammad Fachruddin (Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Grand Wisata), Dr H.Nahruddin Akbar dan H.Nurkhamid Alfi masing-masing wakil ketua pimpinan Muhammadiyah Grand Wisata.
Setelah bertemu Sekum PP Muhamamdiyah Prof Abdul Mu'ti, menurut rencana para pimpinan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia di level ranting ini, juga akan menemui Sekjen PBNU yang juga menjabat Menteri Sosial, H.Saefullah Yusuf (Gus Ipul).