home global news

Arab Saudi dan Prancis Berjuang di PBB untuk Pengakuan Palestina; Siapkan 4,9 Triliun Untuk Pulihkan Gaza

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:18 WIB
Arab Saudi dan Prancis Berjuang di PBB untuk Pengakuan Palestina Siapkan 4,9 Triliun Untuk Pulihkan Gaza
LANGIT7.ID-New York; Arab Saudi dan Prancis membuka konferensi tiga hari di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan tujuan mendorong pengakuan kedaulatan Palestina sebagai bagian dari penyelesaian damai untuk mengakhiri perang di Gaza.

Konferensi ini dimulai pada Senin (29/7), beberapa hari setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa Paris akan secara resmi mengakui pemerintahan Palestina pada September mendatang. Langkah ini diharapkan dapat menghidupkan kembali perundingan perdamaian berbasis solusi dua negara, yang nyaris diabaikan sejak serangan mematikan Hamas dan operasi militer Israel yang menyusul pada 2023.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, mengatakan konferensi ini juga akan menjadi platform bagi negara-negara Eropa lain untuk mengakui kedaulatan Palestina. Meski Barrot tidak menyebut negara mana yang dimaksud, spekulasi tertuju pada Inggris, di mana Perdana Menteri Keir Starmer menghadapi tekanan semakin besar dari anggota Partai Buruh untuk mendesak Israel menghentikan perang.

"Hanya solusi politik dua negara yang dapat memenuhi aspirasi sah rakyat Israel dan Palestina untuk hidup dalam damai dan keamanan," kata Barrot dalam pembukaan konferensi. "Tidak ada alternatif lain."



Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, menyatakan bahwa kerajaan sedang menunggu persetujuan Bank Dunia untuk mentransfer $300 juta (Rp4,9 triliun) ke Gaza dan Tepi Barat guna mengatasi krisis kemanusiaan yang parah.

Dia menegaskan bahwa rakyat Palestina memiliki "hak sah" untuk mendirikan negara merdeka sesuai batas 1967 "dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya