home lifestyle muslim

Strategi Sukses Berbisnis Kuliner di Tengah Pandemi

Senin, 04 Oktober 2021 - 14:43 WIB
Berdasarkan data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), sepanjang tahun 2020 sebanyak 1.033 restoran resmi tutup secara permanen di Indonesia.
Pandemi COVID-19 yang sudah berjalan hampir dua tahun ini memberi dampak yang signifikan bagi pelaku bisnis di Indonesia. Aturan-aturan yang dikeluarkan pemerintah seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di awal-awal pandemi hingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mengharuskan operasional pusat perbelanjaan berhenti, penutupan akses transportasi umum dan dilarangnya makan secara dine in.

Berdasarkan data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), sepanjang tahun 2020 sebanyak 1.033 restoran resmi tutup secara permanen di Indonesia.

Bila melihat ke belakang, industri kuliner sebelum pandemi masih menggantungkan omsetnya pada transaksi harian. Meski juga menerima pesanan online, tapi banyak pebisnis yang belum memanfaatkannya secara optimal. Biasanya yang dilakukan adalah pemesanan eksklufi melalu pesan singkat atau media sosial.

Baca juga : Enam Kuliner Singapura Ala Chef Martin Praja

Hal ini tentunya membutuhkan beragam solusi agar pebisnis bisa mempertahankan usahanya. Berikut tips yang dirangkum oleh penyedia layanan loyalitas pelanggan, OttoPoint.

Maksimalkan platform dan media online

Peningkatan tren pemesanan online, mau tidak mau mempengaruhi penyesuaian strategi penjualan dan promosi yang berbeda dari beberapa tahun silam. Pertama, bisa secara perlahan mengembangkan frozen food.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tips strategi bisnis kuliner
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya