Sentil 'Merah Putih', Hanung Bramantyo Spill Bujet Ideal Bikin Film Animasi
Esti setiyowati
Senin, 11 Agustus 2025 - 19:48 WIB
Sentil Merah Putih, Hanung Bramantyo Spill Bujet Bikin Film Animasi. Foto: Istimewa.
Film animasi "Merah Putih: One for All" masih menjadi sorotan utama publik. Setelah sutradara film "Jumbo", Ryan Adriandhy, memberi kritik keras pada karya rumah produk Perfiki Kreasindo, kini sineas Hanung Bramantyo ikut buka suara terkait polemik film tersebut.
Lewat media sosial miliknya, Hanung menyentil biaya pembuatan film animasi yang disebut menelan bujet hingga Rp6,7 miliar.
Baca juga: Kritik Keras Sutradara Jumbo ke Film Animasi Merah Putih One for All
Menurut Hanung, anggaran yang diberikan untuk pembuatan film yang akan tayang pada 14 Agustus 2025 itu tidak cukup untuk membuat animasi yang baik.
Bahkan, sutradara "Ayat-Ayat Cinta" ini blak-blakan menyebut hasil film tersebut buruk.
"Budget 7M untuk Film Animasi, potong pajak 13 persen kisaran 6M, sekalipun tidak dikorupsi, hasilnya tetap JELEK!!!" kata Hanung unggahannya, dilihat Senin (11/8/2025).
Hanung menyebut angka Rp30 miliar hingga Rp40 miliar sebagai bujet yang ideal untuk pembuatan film animasi. Suami artis Zaskia Adya Mecca ini juga menekankan bahwa film animasi yag baik membutuhkan durasi pengerjaan bertahun-tahun.
Lewat media sosial miliknya, Hanung menyentil biaya pembuatan film animasi yang disebut menelan bujet hingga Rp6,7 miliar.
Baca juga: Kritik Keras Sutradara Jumbo ke Film Animasi Merah Putih One for All
Menurut Hanung, anggaran yang diberikan untuk pembuatan film yang akan tayang pada 14 Agustus 2025 itu tidak cukup untuk membuat animasi yang baik.
Bahkan, sutradara "Ayat-Ayat Cinta" ini blak-blakan menyebut hasil film tersebut buruk.
"Budget 7M untuk Film Animasi, potong pajak 13 persen kisaran 6M, sekalipun tidak dikorupsi, hasilnya tetap JELEK!!!" kata Hanung unggahannya, dilihat Senin (11/8/2025).
Hanung menyebut angka Rp30 miliar hingga Rp40 miliar sebagai bujet yang ideal untuk pembuatan film animasi. Suami artis Zaskia Adya Mecca ini juga menekankan bahwa film animasi yag baik membutuhkan durasi pengerjaan bertahun-tahun.