Film animasi karya anak bangsa JUMBO secara mengejutkan berhasil merangsek naik ke posisi enam besar di jajaran box fffice harian di Korea Selatan, seperti dikutip dari data Korean Film Council per 18 Februari 2026.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengajak lebih dari 400 anak nonton bareng film Jumbo, di bioskop.
Jumbo menggeser posisi film terlaris sepanjang masa sebelumnya, KKN di Desa Penari. Film produksi MD Pictures sebelumnya mencatat jumlah penonton 10.061.033.
Keseruan dirasakan para siswa kelas 1-6 SD UMP saat mengikuti kegiatan. Mereka naik angkot bersama-sama dari sekolah mereka di daerah Dukuhwaluh, Purwokerto, menuju Bioskop Rajawali yang berjarak sekitar 7 kilometer.
Film animasi Jumbo pecahkan rekor baru, yaitu sebagai film animasi terlaris sepanjang masa se-Asia Tenggara. Jumbo berhasil mengumpulkan lebih dari USD8 juta hanya dari penayangan di box office lokal.
Film animasi Indonesia Jumbo yang kini sedang menghiasi layar lebar ternyata menyimpan hidden surprise. Salah satu animator dan project managernya adalah alumni Petra Christian University,
Ryan mengungkapkan kebahagiannya lewat akun X miliknya. Di cuitannya itu, Ryan juga mengungkapkan daftar doa yang dipanjatkannya saat di Tanah Suci pada 10 Maret 2023 lalu.
Kementerian Ekonomi Kreatif dan Visinema menggelar acara nonton bareng (nobar) film animasi Jumbo bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Kamis (20/3/2025).
Film animasi Jumbo menembus pasar internasional. Film animasi Jumbo tidak hanya akan tayang di dalam negeri, tetapi juga akan tayang di 17 negara seperti Turki, Mongolia,
Film animasi Jumbo karya anak bangsa telah ditayangkan perdana pada Kamis (6/3/2025). Film animasi karya Visinema Studio ini diharapkan menjadi titik balik
Film animasi Jumbo merupakan karya lebih dari 200 animator lokal Indonesia. Karya ini menjadi film animasi pertama dari Visinema yang mengusung kekayaan intelektual