LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Film animasi Indonesia “Jumbo” berhasil memecahkan rekor
box office lokal, sekaligus masuk dalam jejeran film Lebaran 2025 paling laris.
Sejak hari penayangan hingga berita ini ditulis, film yang disutradarai Ryan Andriandhy ini sudah ditonton lebih dari 1,6 juta kali di 737 layar
bioskop Indonesia. Baca juga: Dukung Industri Animasi Indonesia, Kabinet Merah Putih Nobar Film Jumbo"Jumbo" merupakan
film animasi garapan Visinema Studios yang mulai tayang di bioskop pada Senin, 31 Maret 2025.
Film ini memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh "Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir” (2017), dengan 642.312 penonton.
Melansir Variety, Rabu (9/4/2025), film "Jumbo" akan melebarkan sayap ke kancah internasional pada Juni mendatang. Adapun negara-negara yang akan memutar film ini antara lain,
Malaysia,
Singapura, dan
Brunei Darussalam.
Selain itu, "Jumbo" rencananya juga akan ditayangkan di beberapa negara lain seperti
Rusia,
Ukraina, dan beberapa negara Asia Tengah.
Baca juga: Film Jumbo Bakal Tayang di 17 Negara, Visinema Puji Dukungan Pemerintah Bisa Tembus Pasar GlobalFilm ini merupakan pencapaian signifikan bagi industri animasi Indonesia, yang dibuat melalui upaya kolaboratif selama lima tahun yang melibatkan lebih dari 420
animator dan
kreator Indonesia.
Produser "Jumbo", Anggia Kharisma mengatakan, keberhasilan film ini bukan hanya tentang penjualan tiket, namun mewakili cinta, harapan dan kepercayaan dari masyarakat terhadap cerita lokal itu sendiri.
“Melihat sambutan hangat dari penonton Indonesia membuat setiap tantangan yang kami hadapi selama lima tahun terakhir terasa sangat berarti.” imbuh Anggia Kharisma.
Kesuksesan film ini sangat penting di pasar yang didominasi
film horor. “Jumbo” berhasil berkembang dengan cerita ramah keluarga yang berfokus pada tema kehangatan, harapan, dan hubungan.
Film ini bercerita tentang anak bernama Don, yang kerap diremehkan oleh teman-temannya karena tubuhnya yang besar, dan perjalannya untuk tampil di panggung unjuk bakat.
Baca juga: Tayang Perdana, Jumbo Jadi Titik Balik Bangkitnya Film Animasi IndonesiaDon terinspirasi dari buku dongeng peninggalan kedua orangtuanya, berusaha menampilkannya melalui drama.
Namun, rencananya terganggu ketika seorang perundung mencuri buku itu, dan Don tiba-tiba bertemu dengan seorang anak gadis misterius yang mencari bantuan untuk bersatu kembali dengan orang tuanya.
“Jumbo” juga telah menghasilkan dukungan organik yang substansial di media sosial, dengan orang-orang yang menjuluki diri mereka sendiri sebagai “Jumbo’s Free Buzzers” yang menciptakan meme dan pesan viral yang membuat film tersebut menjadi tren di X dan TikTok selama berhari-hari.
(est)