Ungkapan Bahagia Queensy Inggrid, Siswi Pembawa Baki Bendera Asal Papua
Lusi mahgriefie
Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:21 WIB
Queensy Inggrid Safkaur, siswi kelas XII SMAN 8 Kota Kediri, Jawa Timur, yang berasal dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya tengah memegang baki bendera. Foto: kemendikdasmen.go.id
Pasukan Pengibar Bendera juga disebut Paskibra selalu menjadi pusat perhatian saat terselenggaranya upacara HUT Republik Indonesia. Tak heran, siapapun yang terpilih sebagai bagian dari pasukan tersebut merasa bahagia dan bangga. Seperti yang dirasakan salah satu anggota tim paskibra, Queensy Inggrid Safkaur asal Papua.
Upacara HUT ke-80 RI yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) pada Minggu, 17 Agustus, menghadirkan para penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).
Program beasiswa ADEM dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, Kemendikdasmen yang memberikan kesempatan bagi siswa-siswi yang berasal dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), Orang Asli Papua (OAP), serta anak-anak repatriasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk melanjutkan Pendidikan Menengah sekaligus meraih prestasi.
Baca juga: Kemenbud Gelar Upacara Bendera HUT ke-80 RI Bersama Kemendikdasmen & Kemendiktisaintek: Kolaborasi untuk Indonesia Emas
Di antara anggota tim paskibra, salah satunya Queensy Inggrid Safkaur, siswi kelas XII SMAN 8 Kota Kediri, Jawa Timur, yang berasal dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Queensy mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan suatu kehormatan besar sebagai pembawa baki bendera pusaka.
"Perasaan saya sangat senang dan bahagia karena bisa bertugas sebagai anggota Paskibra. Dengan tugas saya sebagai pembawa baki, saya bangga pada diri saya bahwa saya bisa. Apalagi saya juga bisa bertemu langsung dengan ketiga Menteri yakni Pak Abdul Mu’ti (Mendikdasmen), Pak Brian Yuliarto (Mendiktisaintek), dan Pak Fadli Zon (Menteri Kebudayaan). Itu pengalaman yang membuat saya semakin termotivasi," ujarnya penuh senyum, dikutip Selasa (19/8/2025).
Ungkapan yang serupa disampaikan oleh Allmendo Hendrik Rumaropen (Aldo) yang berasal dari Kepulauan Yapen (Serui), Papua, saat ini sebagai siswa kelas XII SMAN 1 Jawilan, Banten. Aldo mengatakan bahwa dari sejak awal bergabung di Paskibra karena ingin melatih disiplin, mental, dan fisik.
Upacara HUT ke-80 RI yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) pada Minggu, 17 Agustus, menghadirkan para penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).
Program beasiswa ADEM dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, Kemendikdasmen yang memberikan kesempatan bagi siswa-siswi yang berasal dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), Orang Asli Papua (OAP), serta anak-anak repatriasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk melanjutkan Pendidikan Menengah sekaligus meraih prestasi.
Baca juga: Kemenbud Gelar Upacara Bendera HUT ke-80 RI Bersama Kemendikdasmen & Kemendiktisaintek: Kolaborasi untuk Indonesia Emas
Di antara anggota tim paskibra, salah satunya Queensy Inggrid Safkaur, siswi kelas XII SMAN 8 Kota Kediri, Jawa Timur, yang berasal dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Queensy mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan suatu kehormatan besar sebagai pembawa baki bendera pusaka.
"Perasaan saya sangat senang dan bahagia karena bisa bertugas sebagai anggota Paskibra. Dengan tugas saya sebagai pembawa baki, saya bangga pada diri saya bahwa saya bisa. Apalagi saya juga bisa bertemu langsung dengan ketiga Menteri yakni Pak Abdul Mu’ti (Mendikdasmen), Pak Brian Yuliarto (Mendiktisaintek), dan Pak Fadli Zon (Menteri Kebudayaan). Itu pengalaman yang membuat saya semakin termotivasi," ujarnya penuh senyum, dikutip Selasa (19/8/2025).
Ungkapan yang serupa disampaikan oleh Allmendo Hendrik Rumaropen (Aldo) yang berasal dari Kepulauan Yapen (Serui), Papua, saat ini sebagai siswa kelas XII SMAN 1 Jawilan, Banten. Aldo mengatakan bahwa dari sejak awal bergabung di Paskibra karena ingin melatih disiplin, mental, dan fisik.