Museum Jalan Tol Indonesia Hadir Sebagai Media Pembelajaran Anak Bangsa
Tim langit 7
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 09:34 WIB
Museum Jalan Tol Indonesia Jawa Timur akan dilaunching pada 11 Oktober 2025.Foto/Langit7
Museum Jalan Tol Indonesia Jawa Timur dibangun dan akan diresmikan di Kota Surabaya. Museum tersebut menjadi tempat koleksi benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan infrastruktur jalan berbayar ini.
Kehadiran museum yang berlokasi di kompleks Kantor Jasa Marga Tollroad Operator Area Surabaya-Gempol ini diharapkan menjadi media pembelajaran bagi anak bangsa dan generasi yang akan datang.
Kepala Museum Jalan Tol Indonesia Jawa Timur, Suyitno mengatakan, museum ini digagas sejak 2024 lalu dan terealisasi tahun ini. Rencananya, launching akan digelar pada 11 Oktober 2025.
"Museum ini kita bangun sebagai rasa kepedulian kami terhadap sejarah dan proses pembangunan jalan tol di Indonesia," kata Suyitno kepada wartawan, Kamis (21/8/2025). Pendirian museum ini digagas Perhimpunan Pensiunan Jasa Marga (PPJM)
Menurutnya, museum ini akan menampung koleksi benda-benda yang bersangkut paut dengan sejarah perjalanan jalan tol di Jawa Timur dan Indonesia. "Sampai saat ini sudah ratusan koleksi yang disimpan di museum," tambahnya.
Bacajuga:Jaga Kinerja Solid di Semester Pertama 2025, Laba Jasa Marga Meningkat 7,1%
Pihaknya terus berupa untuk menggali dan menambah serta melengkapi koleksi-koleksinya. Tahap awal ini, sambungnya, benda yang berhasil disimpan berupa dokumen, buku dan arsip mulai tahun 1981 saat pertama kali jalan berbayar berlaku di Kota Surabaya.
Kehadiran museum yang berlokasi di kompleks Kantor Jasa Marga Tollroad Operator Area Surabaya-Gempol ini diharapkan menjadi media pembelajaran bagi anak bangsa dan generasi yang akan datang.
Kepala Museum Jalan Tol Indonesia Jawa Timur, Suyitno mengatakan, museum ini digagas sejak 2024 lalu dan terealisasi tahun ini. Rencananya, launching akan digelar pada 11 Oktober 2025.
"Museum ini kita bangun sebagai rasa kepedulian kami terhadap sejarah dan proses pembangunan jalan tol di Indonesia," kata Suyitno kepada wartawan, Kamis (21/8/2025). Pendirian museum ini digagas Perhimpunan Pensiunan Jasa Marga (PPJM)
Menurutnya, museum ini akan menampung koleksi benda-benda yang bersangkut paut dengan sejarah perjalanan jalan tol di Jawa Timur dan Indonesia. "Sampai saat ini sudah ratusan koleksi yang disimpan di museum," tambahnya.
Bacajuga:Jaga Kinerja Solid di Semester Pertama 2025, Laba Jasa Marga Meningkat 7,1%
Pihaknya terus berupa untuk menggali dan menambah serta melengkapi koleksi-koleksinya. Tahap awal ini, sambungnya, benda yang berhasil disimpan berupa dokumen, buku dan arsip mulai tahun 1981 saat pertama kali jalan berbayar berlaku di Kota Surabaya.