Sandiaga Sambut Baik Pagelaran Busana di Prambanan
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 05 Oktober 2021 - 00:15 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyambut baik pagelaran busana bertajuk Gantari: The Final Journey to Java di kawasan Candi Prambanan Yogyakarta.
Sandiaga Uno mengharapkan agar kegiatan ini akan mendorong pelestarian budaya, khususnya tekstil tradisional Indonesia serta sektor batik dan fesyen.
“Tentunya para pelaku UMKM dapat memanfaatkan untuk memasarkan lebih banyak produk-produk berbasis batik, sehingga dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar dia dalam konferesi pers di Jakarta, Senin (4/10).
Baca juga:Dorong Industri Fashion Indonesia, KJRI Toronto Gelar Batik Fashion Show
Pagelaran ini direncanakan terselenggara pada 9 Oktober 2021 di Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan melibatkan lebih dari 1.000 pelaku kreatif dan menampilkan 125 tampilan busana dari kain tradisional Indonesia.
Kegiatan ini diadakan untuk memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada Sabtu (2/10), dalam upaya menggali budaya dan tradisi untuk mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa ratusan koleksi pakaian siap pakai akan diperagakan oleh 100 orang model, berupa hasil karya tangan pengrajin tradisional yang berupa batik jumputan, tenun lurik, dan bahan baku serat natural.
Sandiaga Uno mengharapkan agar kegiatan ini akan mendorong pelestarian budaya, khususnya tekstil tradisional Indonesia serta sektor batik dan fesyen.
“Tentunya para pelaku UMKM dapat memanfaatkan untuk memasarkan lebih banyak produk-produk berbasis batik, sehingga dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar dia dalam konferesi pers di Jakarta, Senin (4/10).
Baca juga:Dorong Industri Fashion Indonesia, KJRI Toronto Gelar Batik Fashion Show
Pagelaran ini direncanakan terselenggara pada 9 Oktober 2021 di Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan melibatkan lebih dari 1.000 pelaku kreatif dan menampilkan 125 tampilan busana dari kain tradisional Indonesia.
Kegiatan ini diadakan untuk memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada Sabtu (2/10), dalam upaya menggali budaya dan tradisi untuk mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa ratusan koleksi pakaian siap pakai akan diperagakan oleh 100 orang model, berupa hasil karya tangan pengrajin tradisional yang berupa batik jumputan, tenun lurik, dan bahan baku serat natural.