BAZNAS dan Ivan Gunawan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih dan 800 Hotmeals untuk Warga Gaza
Tim langit 7
Kamis, 04 September 2025 - 15:02 WIB
BAZNAS dan Ivan Gunawan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih dan 800 Hotmeals untuk Warga Gaza
LANGIT7.ID-Jakarta;Bantuan kemanusiaan tahap pertama dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama desainer sekaligus figur publik, Ivan Gunawan, telah menjangkau ribuan warga Gaza pada 1–2 September 2025. Bantuan tersebut berupa 25.000 liter air bersih serta 800 porsi makanan siap saji.
Sebanyak lima titik utama menjadi lokasi distribusi air, yakni Abu Hasirah Port, Al Sheikh Radwan, Al Rasheed, Palestine Stadium, dan Al Moataz Tower. Dari penyaluran ini, tercatat 1.562 jiwa mendapat manfaat dengan rata-rata 16 liter air bersih per orang. Untuk makanan siap saji, penyaluran dilakukan di Palestine Kamp dan Al Ikhwa Kamp dengan total 800 penerima manfaat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menekankan pentingnya ketersediaan air dan makanan di tengah kondisi sulit masyarakat Gaza. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air bersih, saudara-saudara kita di Gaza menghadapi ancaman kesehatan dan kelangsungan hidup yang serius. Begitu pula makanan, yang menjadi energi untuk bertahan di tengah situasi darurat. Alhamdulillah, berkolaborasi dengan Ivan Gunawan, BAZNAS dapat mendistribusikan air bersih dan makanan ini,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (4/9/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar bantuan, melainkan cerminan solidaritas bangsa Indonesia.
“Setiap liter air dan setiap paket makanan yang sampai ke tangan mereka adalah bentuk kasih sayang masyarakat Indonesia. Ini adalah ikhtiar bersama untuk meringankan penderitaan yang mereka alami,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor juga memastikan BAZNAS akan melanjutkan program distribusi bantuan secara bertahap dengan laporan transparan agar masyarakat dapat melihat langsung penyaluran amanahnya.
“Insya Allah distribusi air bersih dan makanan akan terus berlanjut. BAZNAS berkomitmen memberikan laporan secara berkala agar masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung bahwa amanah mereka benar-benar sampai kepada yang berhak. Terima kasih kepada Ivan Gunawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan infak kemanusiannya melalui BAZNAS,” tuturnya.
Sebanyak lima titik utama menjadi lokasi distribusi air, yakni Abu Hasirah Port, Al Sheikh Radwan, Al Rasheed, Palestine Stadium, dan Al Moataz Tower. Dari penyaluran ini, tercatat 1.562 jiwa mendapat manfaat dengan rata-rata 16 liter air bersih per orang. Untuk makanan siap saji, penyaluran dilakukan di Palestine Kamp dan Al Ikhwa Kamp dengan total 800 penerima manfaat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menekankan pentingnya ketersediaan air dan makanan di tengah kondisi sulit masyarakat Gaza. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air bersih, saudara-saudara kita di Gaza menghadapi ancaman kesehatan dan kelangsungan hidup yang serius. Begitu pula makanan, yang menjadi energi untuk bertahan di tengah situasi darurat. Alhamdulillah, berkolaborasi dengan Ivan Gunawan, BAZNAS dapat mendistribusikan air bersih dan makanan ini,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (4/9/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar bantuan, melainkan cerminan solidaritas bangsa Indonesia.
“Setiap liter air dan setiap paket makanan yang sampai ke tangan mereka adalah bentuk kasih sayang masyarakat Indonesia. Ini adalah ikhtiar bersama untuk meringankan penderitaan yang mereka alami,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor juga memastikan BAZNAS akan melanjutkan program distribusi bantuan secara bertahap dengan laporan transparan agar masyarakat dapat melihat langsung penyaluran amanahnya.
“Insya Allah distribusi air bersih dan makanan akan terus berlanjut. BAZNAS berkomitmen memberikan laporan secara berkala agar masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung bahwa amanah mereka benar-benar sampai kepada yang berhak. Terima kasih kepada Ivan Gunawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan infak kemanusiannya melalui BAZNAS,” tuturnya.