home edukasi & pesantren

Mendikdasmen Tinjau SMKN 1 Cileungsi yang Roboh dan Jenguk Murid di Rumah Sakit

Jum'at, 12 September 2025 - 09:58 WIB
Mendikdasmen Tinjau SMKN 1 Cileungsi yang Roboh dan Jenguk Murid di Rumah Sakit
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan rasa keprihatinan atas musibah robohnya atap SMKN 1 Cileungsi yang terjadi pada Rabu pagi (10/9), sekitar pukul 09.15 WIB.

Sebagai bentuk respons cepat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan bantuan secara langsung berupa tiga Tenda Kelas Darurat, uang santunan, pendampingan dukungan psikososial, dan koordinasi bantuan revitalisasi satuan pendidikan.

Kemendikdasmen melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus mengalokasikan anggaran perbaikan sebesar Rp2 miliar guna memperbaiki tiga bangunan.

Proses perbaikan tersebut akan masuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan, sehingga perbaikan SMKN 1 Cileungsi ditargetkan selesai sebelum 15 Desember dengan skema pembangunan swakelola.

"Kami menyampaikan keprihatinan atas musibah yg terjadi di SMKN 1 Cileungsi, di mana beberapa bagian mengalami kerusakan. Kami sampaikan ke kepala sekolah dan Direktorat SMK agar sekolah dapat diperbaiki menggunakan anggaran 2025 dan mulai pertengahan Desember ruangan sudah bisa digunakan kembali," ujar Abdul Mu'ti ketika meninjau kerusakan di sekolah, dikutip Jumat (12/9/2025).

"Untuk sementara, anak-anak bisa belajar di tenda darurat. Kepada anak-anak yang sakit dan sedang dalam perawatan semoga segera pulih. Yakinlah bahwa musibah ini di luar kekuasaan kita. Tetap semangat dan jadilah anak-anak yang maju di masa depan," pesan Menteri Mu'ti.

Pada hari yang sama, Mendikdasmen juga menyempatkan diri menjenguk beberapa murid yang masih dirawat di RS Radjak Hospital Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia mengatakan pihaknya turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi dan meminta para murid dan keluarga yang menjadi korban untuk tetap sabar dan ikhlas menerima musibah yang terjadi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya