400 Musisi Dunia Bersatu di Aksi Boikot Israel 'No Music for Genocide'
Esti setiyowati
Senin, 22 September 2025 - 13:01 WIB
400 Musisi Dunia Bersatu di Aksi Boikot Israel No Music for Genocide. Foto: Instagram/nomusicforgenocide
Lebih dari 400 musisi dunia, terdiri dari penyanyi, pencipta lagu hingga label musik, bersatu dalam gerakan boikot Israel 'No Music for Genocide'.
Para musisi internasional ini sepakat menghapus karya musik mereka dari platform streaming digital Israel, sebagai bentuk protes atas genosida yang masih berlangsung di Gaza, Palestina.
Baca juga: Joaquin Phoenix, Andrew Garfield dan Ribuan Sineas Dunia Boikot Industri Film Israel
Menurut surat kabar tertua di Israel, Haaretz, inisiatif "No Music for Genocide" ini mendesak para seniman untuk menarik karya mereka dari platform Israel sebagai bentuk protes.
Baru-baru ini, pionir trip-hop Inggris, Massive Attack bersama penyanyi dan penulis lagu, Carole King ikut bergabung dalam gerakan tersebut.
Pada Kamis lalu,Massive Attack, mengumumkan untuk memblokir musik mereka di Israel dan juga meminta agar lagu-lagunya dihapus dari Spotify.
Para musisi internasional ini sepakat menghapus karya musik mereka dari platform streaming digital Israel, sebagai bentuk protes atas genosida yang masih berlangsung di Gaza, Palestina.
Baca juga: Joaquin Phoenix, Andrew Garfield dan Ribuan Sineas Dunia Boikot Industri Film Israel
Menurut surat kabar tertua di Israel, Haaretz, inisiatif "No Music for Genocide" ini mendesak para seniman untuk menarik karya mereka dari platform Israel sebagai bentuk protes.
Baru-baru ini, pionir trip-hop Inggris, Massive Attack bersama penyanyi dan penulis lagu, Carole King ikut bergabung dalam gerakan tersebut.
Pada Kamis lalu,Massive Attack, mengumumkan untuk memblokir musik mereka di Israel dan juga meminta agar lagu-lagunya dihapus dari Spotify.