Mendikdasmen Tegaskan Revitalisasi Tak Hanya Bangun Kelas Baru Tapi Juga Perbaiki Mutu Pembelajaran
Lusi mahgriefie
Selasa, 23 September 2025 - 07:07 WIB
Foto: dok.vokasi kemendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menegaskan pentingnya program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun global.
Hal tersebut disampaikan Menteri Mu'ti di sela rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Riau. Mu'ti meninjau proses revitalisasi pendidikan di SMPN 43 Pekanbaru dan SMKN 4 Pekanbaru pada Sabtu (20/9).
Sebelumnya pada Jumat (19/9), Mendikdasmen juga mengunjungi Sekolah Alam Indonesia Pekanbaru. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan bermutu melalui program revitalisasi sekolah yang tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pembelajaran serta penguatan kualitas lulusan.
"Revitalisasi adalah program prioritas Presiden. Program ini bukan hanya membangun ruang kelas baru, tetapi juga memperbaiki mutu pembelajaran di semua jenjang Pendidikan," tegas Abdul Mu'ti, dikutip Selasa (23/9/2025).
Revitalisasi di SMPN 43 Pekanbaru berfokus pada pembangunan ruang kelas baru, laboratorium komputer, dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sebelumnya, sekolah hanya memiliki enam ruang belajar sehingga harus menerapkan sistem double shift. Hal ini membuat jam pelajaran dipangkas menjadi 35 menit per mata pelajaran dan guru pulang hingga pukul 17.30.
Baca juga: Kawal Terus Program Revitalisasi Sekolah, Segera Laporkan Dugaan Kecurangan di Layanan Pengaduan Berikut Ini
Kepala SMPN 43 Pekanbaru, Zuraida, menyampaikan bahwa pembangunan baru memberi harapan besar.
Hal tersebut disampaikan Menteri Mu'ti di sela rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Riau. Mu'ti meninjau proses revitalisasi pendidikan di SMPN 43 Pekanbaru dan SMKN 4 Pekanbaru pada Sabtu (20/9).
Sebelumnya pada Jumat (19/9), Mendikdasmen juga mengunjungi Sekolah Alam Indonesia Pekanbaru. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan bermutu melalui program revitalisasi sekolah yang tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pembelajaran serta penguatan kualitas lulusan.
"Revitalisasi adalah program prioritas Presiden. Program ini bukan hanya membangun ruang kelas baru, tetapi juga memperbaiki mutu pembelajaran di semua jenjang Pendidikan," tegas Abdul Mu'ti, dikutip Selasa (23/9/2025).
Revitalisasi di SMPN 43 Pekanbaru berfokus pada pembangunan ruang kelas baru, laboratorium komputer, dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sebelumnya, sekolah hanya memiliki enam ruang belajar sehingga harus menerapkan sistem double shift. Hal ini membuat jam pelajaran dipangkas menjadi 35 menit per mata pelajaran dan guru pulang hingga pukul 17.30.
Baca juga: Kawal Terus Program Revitalisasi Sekolah, Segera Laporkan Dugaan Kecurangan di Layanan Pengaduan Berikut Ini
Kepala SMPN 43 Pekanbaru, Zuraida, menyampaikan bahwa pembangunan baru memberi harapan besar.