home global news

Sambut Baik Pengakuan Inggris Atas Palestina, Dewan Muslim Inggris: Pengakuan Harus Diimbangi Perbuatan

Selasa, 23 September 2025 - 10:48 WIB
Ilustrasi: ist
Inggris menjadi salah satu dari sejumlah negara yang resmi mengakui negara Palestina pada Sidang Umum PBB. Keputusan ini pun disambut baik oleh banyak pihak, termasuk The Muslim Council of Britain (MCB) atau Dewan Muslim Inggris.

Organisasi ini pun mengingatkan, agar pemerintah Inggris tidak hanya berhenti di pengakuan saja, melainkan diimbangi dengan perbuatan, salah satunya dengan mengakhiri keterlibatan dalam kejahatan perang.

"Selama beberapa dekade, warga Palestina dan sekutu mereka telah menyerukan pengakuan ini, dan hari ini kami mengakui langkah menuju keadilan yang telah lama dinantikan ini," ujar Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Inggris, Wajid Akhter dalam keterangan tertulis di laman resmi mcb.org.uk, dikutip Selasa (23/9/2025).

Namun, lanjutnya, pengakuan saja tidak dapat mengakhiri penderitaan jutaan warga Palestina. Hak untuk bernegara dan menentukan nasib sendiri diabadikan dalam hukum internasional; hak ini tidak bersyarat, juga bukan alat tawar-menawar.

Setiap upaya untuk memberikan persyaratan pada pengakuan ini berisiko mereduksi keadilan menjadi sekadar isyarat simbolis, bahkan ketika warga Palestina di Gaza menghadapi genosida dan penghancuran kehidupan sipil.

"Pengakuan memang disambut baik, tetapi kata-kata harus diimbangi dengan perbuatan. Publik Inggris tentu akan bertanya: bagaimana pengakuan dapat sejalan dengan penjualan senjata yang berkelanjutan, kerja sama militer, dan rekor perdagangan dengan Israel?," ujarnya.

Menurutnya, pengakuan sejati membutuhkan diakhirinya keterlibatan dalam kejahatan perang. Baik Mahkamah Internasional maupun komisi penyelidikan PBB baru-baru ini telah menemukan adanya dasar yang masuk akal untuk menyimpulkan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya