home global news

Kemenag Siapkan Aturan Standar Bangunan Pesantren Usai Insiden Al Khoziny

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 16:09 WIB
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar. Dok: Istimewa
LANGIT7.ID-Jakarta;Kementerian Agama (Kemenag) menaruh perhatian besar pada peristiwa robohnya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan perlunya aturan khusus mengenai standar bangunan di lingkungan pesantren agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyampaikan bahwa regulasi tersebut akan dibicarakan bersama seluruh elemen pesantren. “Kita semua tentu prihatin atas peristiwa bangunan ambruk di Pesantren Al Khoziny. Kami mendoakan para korban wafat dalam keadaan syahid dan mereka yang luka bisa segera sembuh. Terkait standar bangunan, itu akan kita bahas bersama dengan para kyai, gus, dan stakeholders pesantren,” terang Thobib di Wajo dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).

Baca juga: Pencarian Korban Pesantren Al Khoziny Masuki Hari Keempat, 59 Orang Masih Hilang

Respons Cepat Menteri Agama

Thobib menjelaskan, Menag Nasaruddin Umar langsung meninjau lokasi setelah insiden terjadi sebagai bentuk kepedulian sekaligus langkah memahami permasalahan di lapangan. “Menag sudah berkunjung beberapa hari lalu. Menag melihat langsung sebagai upaya Kemenag memahami masalah dan berempati kepada para korban dan pesantren. Menag hadir untuk mengetahui dan melihat langsung apa yang terjadi di sana,” sebutnya.

Menurut Thobib, musibah ini menjadi pembelajaran berharga bagi pemerintah maupun pengelola pesantren. “Kemenag berkepentingan melakukan perbaikan ke depan bersama pesantren untuk menjaga dan memastikan seluruh gedung bisa memberikan keamanan dan kenyamanan bagi santri. Ini akan kami diskusikan bersama pimpinan pesantren, terkait prosedur pembangunan,” papar Thobib.

Komitmen Perbaikan dan Koordinasi
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya