Akhirnya, Israel dan Hamas Tandatangani Kesepakatan Gencatan Senjata dan Penyanderaan di Gaza
Lusi mahgriefie
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 06:45 WIB
Sumber: al-shabaka.org
Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, menandatangani perjanjian gencatan senjata dan membebaskan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina.
Para pejabat dari kedua belah pihak mengonfirmasi bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan tersebut setelah perundingan tidak langsung, di resor pantai Sharm el-Sheikh, Mesir pada Kamis, 9 Oktober 2025
Perjanjian ini yang merupakan tahap pertama dari inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza. Baik warga Israel maupun Palestina bersukacita setelah kesepakatan tersebut diumumkan.
Ini merupakan langkah terbesar yang pernah diambil untuk mengakhiri perang dua tahun yang telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina, dan memulangkan sandera terakhir yang ditawan Hamas dalam serangan yang memicunya.
Baca juga:Qatar dan Turki Turun Tangan, Trump Pimpin Upaya Akhiri Perang Gaza
Berdasarkan kesepakatan tersebut, pertempuran akan berakhir, Israel akan menarik sebagian pasukannya dari Gaza, dan Hamas akan membebaskan semua sandera yang tersisa yang ditangkapnya dalam serangan yang memicu perang, dengan imbalan ratusan tahanan yang ditahan oleh Israel.
Armada truk yang membawa makanan dan bantuan medis akan diizinkan masuk ke Gaza untuk membantu warga sipil, yang ratusan ribu di antaranya telah berlindung di tenda-tenda setelah pasukan Israel menghancurkan rumah mereka dan meratakan seluruh kota menjadi debu.
Para pejabat dari kedua belah pihak mengonfirmasi bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan tersebut setelah perundingan tidak langsung, di resor pantai Sharm el-Sheikh, Mesir pada Kamis, 9 Oktober 2025
Perjanjian ini yang merupakan tahap pertama dari inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza. Baik warga Israel maupun Palestina bersukacita setelah kesepakatan tersebut diumumkan.
Ini merupakan langkah terbesar yang pernah diambil untuk mengakhiri perang dua tahun yang telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina, dan memulangkan sandera terakhir yang ditawan Hamas dalam serangan yang memicunya.
Baca juga:Qatar dan Turki Turun Tangan, Trump Pimpin Upaya Akhiri Perang Gaza
Berdasarkan kesepakatan tersebut, pertempuran akan berakhir, Israel akan menarik sebagian pasukannya dari Gaza, dan Hamas akan membebaskan semua sandera yang tersisa yang ditangkapnya dalam serangan yang memicu perang, dengan imbalan ratusan tahanan yang ditahan oleh Israel.
Armada truk yang membawa makanan dan bantuan medis akan diizinkan masuk ke Gaza untuk membantu warga sipil, yang ratusan ribu di antaranya telah berlindung di tenda-tenda setelah pasukan Israel menghancurkan rumah mereka dan meratakan seluruh kota menjadi debu.