Mantan Supir Grab Sukses Ternak Entok di Tengah Pandemi
Mahmuda attar hussein
Kamis, 07 Oktober 2021 - 13:30 WIB
Bebek atau entok. Foto: Pixabay
Pandemi Covid-19 di tanah air memukul keras berbagai sektor, seperti kesehatan dan perekonomian. Hal itu menjadikan masyarakat harus memutar otak untuk tetap memutar roda perekonomian keluarga.
Termasuk bagi Herdian, yang tadinya berprofesi sebagai driver ojek online (ojol). Demi tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya di tengah pandemi, ia mulai beralih ke sektor peternakan entok.
Herdian mengaku sedari kecilnya memang sudah menyukai memelihara hewan ternak. Dari situ, ia mulai berpikir untuk serius menjalankan usahanya beternak entok di tengah pandemi yang cukup berdampak pada perekonomian masyarakat.
"Ini sudah saya jalankan sekitar 1,5 tahun, tapi hasilnya memang baru terasa tujuh bulan belakangan ini," ujar Herdian dikanal Youtube Agromaritim.
Baca juga: Peluang Bisnis Menguntungkan dari Budi Daya Lobster Air Tawar
Herdian memulai peternakannya ini dengan menyiapkan sejumlah enam ekor anakan entok. Seiring perkembangannya, kini ia mulai bisa memenuhi populasi entok di peternakannya sebanyak 600 ekor.
Ternak entok, lanjut dia, perawatannya terbilang cukup mudah. Sebab, hanya perlu menyiapkan ketersediaan pakan, sementara untuk kandang tidak terlalu memakan biaya karena entok bisa hidup di kandang yang apa adanya.
Termasuk bagi Herdian, yang tadinya berprofesi sebagai driver ojek online (ojol). Demi tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya di tengah pandemi, ia mulai beralih ke sektor peternakan entok.
Herdian mengaku sedari kecilnya memang sudah menyukai memelihara hewan ternak. Dari situ, ia mulai berpikir untuk serius menjalankan usahanya beternak entok di tengah pandemi yang cukup berdampak pada perekonomian masyarakat.
"Ini sudah saya jalankan sekitar 1,5 tahun, tapi hasilnya memang baru terasa tujuh bulan belakangan ini," ujar Herdian dikanal Youtube Agromaritim.
Baca juga: Peluang Bisnis Menguntungkan dari Budi Daya Lobster Air Tawar
Herdian memulai peternakannya ini dengan menyiapkan sejumlah enam ekor anakan entok. Seiring perkembangannya, kini ia mulai bisa memenuhi populasi entok di peternakannya sebanyak 600 ekor.
Ternak entok, lanjut dia, perawatannya terbilang cukup mudah. Sebab, hanya perlu menyiapkan ketersediaan pakan, sementara untuk kandang tidak terlalu memakan biaya karena entok bisa hidup di kandang yang apa adanya.