home masjid

Masjid: Dari Tempat Sujud ke Pusat Peradaban

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:43 WIB
Rumah Allah bukan sekadar tempat rukuk dan sujud, melainkan pusat hidup, ilmu, dan peradaban manusia. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Di tengah kota modern, menara masjid menjulang tinggi, dindingnya berukir indah, karpetnya tebal, dan pendinginnya dingin. Namun, di balik gemerlap arsitektur itu, pertanyaan lama menggema: masihkah masjid menjadi pusat peradaban, atau sekadar tempat ibadah yang sepi fungsi sosialnya?

Prof. Dr. M. Quraish Shihab dalam Wawasan Al-Qur’an(Mizan) mengingatkan bahwa “masjid” bukan sekadar bangunan. Dalam Al-Qur’an, kata itu terulang dua puluh delapan kali, berakar dari kata sajada—sujud, tunduk, dan patuh. Maka, sejatinya masjid adalah ruang tunduk kepada Allah, bukan hanya ruang shalat berjamaah. “Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah milik Allah, maka janganlah menyembah selain Dia,” (QS. Al-Jin [72]:18).

Bagi Quraish Shihab, ayat itu menegaskan bahwa hakikat masjid adalah seluruh bumi yang digunakan manusia untuk mengabdi kepada Tuhannya. Rasulullah SAW bahkan bersabda: “Telah dijadikan untukku bumi sebagai masjid dan sarana penyucian diri.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan demikian, masjid bukan sekadar bangunan, melainkan simbol dari seluruh aktivitas hidup yang mencerminkan kepatuhan kepada Allah.

Quraish Shihab menafsirkan kata sujud dalam Al-Qur’an dengan makna yang berlapis. Ia bisa berarti penghormatan seperti sujudnya malaikat kepada Adam (QS. Al-Baqarah [2]:34), pengakuan atas kebenaran, sebagaimana sujud para penyihir di hadapan Musa (QS. Thaha [20]:70), atau penyesuaian diri dengan hukum alam, seperti bintang dan pohon yang “bersujud” (QS. Ar-Rahman [55]:6).

Sujud, dalam makna ini, bukan hanya gerakan fisik. Ia adalah keteraturan kosmik. Kesadaran bahwa segala sesuatu tunduk pada sunnatullah. Karena itu, seseorang tak bisa disebut bersujud bila hidupnya mengabaikan hukum-hukum Allah yang berlaku di dunia: kerja keras, disiplin, dan kejujuran.

Masjid di Masa Nabi: Markas Peradaban Baru
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya