Berdayakan UMKM, Wapres: 2021 Kemiskinan Ekstrem Habis di Jateng
Arif purniawan
Kamis, 07 Oktober 2021 - 17:30 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menggelar pertemuan tertutup di Semarang. Foto : Humas Pemprov Jateng
Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin berkunjung ke Kota Semarang dalam rangka pembahasan penanggulangan kemiskinan esktrem di 5 kabupaten yang ada di Jawa Tengah.
Di antaranya di Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes, Banjarnegara dan Kebumen. Ia berharap pada akhir 2021 mendatang sudah tidak ada lagi kemiskinan ekstrem.
“Karena target kita 2024 kemiskinan Indonesia itu sudah 0 %. Ada 212 kabupaten, yang harus kitra selesaikan. Untuk 2021 ini ada 35 kabupaten, di jateng, ada 5 kabupaten,” kata Ma’ruf Amin, usai menggelar pertemuan tertutup dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan beberapa menteri di Gedung Gradhika Bhakti Pradja, Kompleks Gubernuran, Kamis (7/10).
Baca juga: Kalangan Islam Minta Airlangga Hartarto Pilih Cawapres Muslim
Wapres menyatakan, dalam pertemuan itu, ia mendorong ada improvisasi anggaran, baik itu anggaran dari pemerintah, provinsi dan kabupaten, maupun dari CSR, dan dari Basnaz. Dalam pertemuan kali ini, sekaligus dia melihat produk UMKM, salah satu upaya untuk menghilangkan kemiskinan.
“Pemerintah menggunakan dua pendekatan, pertama adalah perlindungan sosial, melalui bantuan sosial. Kedua melalui pemberdayaan, pengembangan UMKM di daerah-daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ma’ruf Amin juga berdialog dengan pelaku UMKM gula semut di Banyumas dan Sarung Goyor dari Kabupaten Pemalang. Beberapa kabupaten yang menyandang status kemiskinan ekstrem tersebut ternyata juga memiliki UMKM yang sudah go internasional.
Di antaranya di Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes, Banjarnegara dan Kebumen. Ia berharap pada akhir 2021 mendatang sudah tidak ada lagi kemiskinan ekstrem.
“Karena target kita 2024 kemiskinan Indonesia itu sudah 0 %. Ada 212 kabupaten, yang harus kitra selesaikan. Untuk 2021 ini ada 35 kabupaten, di jateng, ada 5 kabupaten,” kata Ma’ruf Amin, usai menggelar pertemuan tertutup dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan beberapa menteri di Gedung Gradhika Bhakti Pradja, Kompleks Gubernuran, Kamis (7/10).
Baca juga: Kalangan Islam Minta Airlangga Hartarto Pilih Cawapres Muslim
Wapres menyatakan, dalam pertemuan itu, ia mendorong ada improvisasi anggaran, baik itu anggaran dari pemerintah, provinsi dan kabupaten, maupun dari CSR, dan dari Basnaz. Dalam pertemuan kali ini, sekaligus dia melihat produk UMKM, salah satu upaya untuk menghilangkan kemiskinan.
“Pemerintah menggunakan dua pendekatan, pertama adalah perlindungan sosial, melalui bantuan sosial. Kedua melalui pemberdayaan, pengembangan UMKM di daerah-daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ma’ruf Amin juga berdialog dengan pelaku UMKM gula semut di Banyumas dan Sarung Goyor dari Kabupaten Pemalang. Beberapa kabupaten yang menyandang status kemiskinan ekstrem tersebut ternyata juga memiliki UMKM yang sudah go internasional.