Prabowo Puji Kepala BGN karena Kembalikan Dana Rp70 T: Dia Ini Patriot, Tidak Mengakali Uang
Lusi mahgriefie
Ahad, 19 Oktober 2025 - 10:05 WIB
Prabowo Puji Kepala BGN karena Kembalikan Dana Rp70 T: Dia Ini Patriot, Tidak Mengakali Uang
Sebuah pujian dilontaran Presiden Prabowo Subianto terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, lantaran mengembalikan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 70 triliun, setelah diberikan tambahan anggaran Rp 100 triliun tahun 2025.
Prabowo menilai bahwa perilaku Dadan adalah sejarah. Sebab biasanya, para pejabat kerap memilih menghabiskan uang mendekati akhir bulan.
"Rp70 triliun dikembalikan. Ini saya kira dalam sejarah Republik Indonesia, hampir nggak pernah terjadi pejabat mengembalikan uang. Biasanya udah mulai November pejabat menghabis-habiskan uang, mencari kegiatan untuk anggaran dihabiskan," kata Prabowo, mengutip tayangan YouTube Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Minggu (19/10/2025).
Prabowo yang kala itu hadir dalam prosesi sidang senat pengukuhan mahasiswa baru sekaligus wisuda sarjana di UKRI,
Anggaran itu dikembalikan, lanjut Prabowo, lantaran BGN mengakui tidak mudah membangun 30.000 dapur umum tambahan hingga akhir tahun. Diketahui, ada sejumlah syarat yang ditetapkan BGN kepada Mitra yang ingin membangun dapur. Jika tidak memenuhi syarat dan ketentuan, para mitra dapat terkena kebijakan rollback.
"Dalam perjalanan karena memang tidak gampang membangun 30.000 dapur dalam satu tahun, beliau mengatakan 'Pak sampai akhir tahun 2025 ini sesungguhnya kami tidak perlu seluruhnya,', sehingga beliau kembalikan kepada pemerintah pusat, kepada saya beliau kembalikan Rp 70 triliun," ungkap Prabowo.
Dengan dikembalikannya dana sebesar Rp 70 triliun, pemerintah akan menggunakannya untuk program lain, seperti membantu masyarakat miskin di kota dan desa-desa, serta membantu nelayan yang membutuhkan.
Prabowo menilai bahwa perilaku Dadan adalah sejarah. Sebab biasanya, para pejabat kerap memilih menghabiskan uang mendekati akhir bulan.
"Rp70 triliun dikembalikan. Ini saya kira dalam sejarah Republik Indonesia, hampir nggak pernah terjadi pejabat mengembalikan uang. Biasanya udah mulai November pejabat menghabis-habiskan uang, mencari kegiatan untuk anggaran dihabiskan," kata Prabowo, mengutip tayangan YouTube Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Minggu (19/10/2025).
Prabowo yang kala itu hadir dalam prosesi sidang senat pengukuhan mahasiswa baru sekaligus wisuda sarjana di UKRI,
Anggaran itu dikembalikan, lanjut Prabowo, lantaran BGN mengakui tidak mudah membangun 30.000 dapur umum tambahan hingga akhir tahun. Diketahui, ada sejumlah syarat yang ditetapkan BGN kepada Mitra yang ingin membangun dapur. Jika tidak memenuhi syarat dan ketentuan, para mitra dapat terkena kebijakan rollback.
"Dalam perjalanan karena memang tidak gampang membangun 30.000 dapur dalam satu tahun, beliau mengatakan 'Pak sampai akhir tahun 2025 ini sesungguhnya kami tidak perlu seluruhnya,', sehingga beliau kembalikan kepada pemerintah pusat, kepada saya beliau kembalikan Rp 70 triliun," ungkap Prabowo.
Dengan dikembalikannya dana sebesar Rp 70 triliun, pemerintah akan menggunakannya untuk program lain, seperti membantu masyarakat miskin di kota dan desa-desa, serta membantu nelayan yang membutuhkan.