Kenalan dengan Komunitas NU Backpaker, Hobi Ngaji dan Mendaki
Fajar adhitya
Kamis, 07 Oktober 2021 - 20:40 WIB
kenalan dengan komunitas NU Backpaker. (Foto: Istimewa).
Komunitas NU Backpaker merupakan kumpulan pada muda-mudi Nadhliyin yang punya hobi ngaji dan mendaki. Muktamar NU ke-33 di Jombang akan jadi petualangan lokasi mereka lagi.
Komunitas NU Backpacker digagas oleh pemuda Purworejo yang tinggal di 'basecamp sibak' yang menggelar pendakian ke Gunung Sindoro. Dari perjalanan itulah terbesit nama Kelana alias Keluarga Alam Nahdliyyin.
Kemudian menjelang muktamar Kelana berubah nama menjadi NU Backpacker. Anak-anak Nahdliyyin yang suka berkelana itu kemudian pergi backpackeran ke Muktamar dengan tujuan hormat event tertinggi NU dan ngalap barokah.
Sampai saat ini ruh muktamar NU itulah yang menjadi semangat bagi para pengelana ini untuk membawa nilai luhur NU dimana pun mereka berpijak.
Saat ini NU Backpacker telah memiliki jejaring di 22 kota di Indonesia, yang baru saja terbentuk adalah NU Backpacker Bogor pada 2 Oktober kemarin di bukit Cita-Cita.
Selain mendaki, komunitas yang memiliki slogan Ziarah, Ngaji, dan Mendaki juga fokus pada berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Secara umum, lingkar pusat (NU Backpacker pusat) membebaskan tiap cabang dan anggopta mengadakan kegiatan apa saja, asalkan positif.
Komunitas NU Backpacker digagas oleh pemuda Purworejo yang tinggal di 'basecamp sibak' yang menggelar pendakian ke Gunung Sindoro. Dari perjalanan itulah terbesit nama Kelana alias Keluarga Alam Nahdliyyin.
Kemudian menjelang muktamar Kelana berubah nama menjadi NU Backpacker. Anak-anak Nahdliyyin yang suka berkelana itu kemudian pergi backpackeran ke Muktamar dengan tujuan hormat event tertinggi NU dan ngalap barokah.
Sampai saat ini ruh muktamar NU itulah yang menjadi semangat bagi para pengelana ini untuk membawa nilai luhur NU dimana pun mereka berpijak.
Saat ini NU Backpacker telah memiliki jejaring di 22 kota di Indonesia, yang baru saja terbentuk adalah NU Backpacker Bogor pada 2 Oktober kemarin di bukit Cita-Cita.
Selain mendaki, komunitas yang memiliki slogan Ziarah, Ngaji, dan Mendaki juga fokus pada berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Secara umum, lingkar pusat (NU Backpacker pusat) membebaskan tiap cabang dan anggopta mengadakan kegiatan apa saja, asalkan positif.