Kerja Sama Indonesia-Prancis Tingkatkan Mutu Guru Vokasi Bidang Kuliner
Lusi mahgriefie
Ahad, 02 November 2025 - 07:07 WIB
Foto: kemendikdasmen.go.id
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Layanan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen Diksi PKLK) bekerja sama dengan Pemerintah Prancis melalui Institut Francais d’Indonesie (IFI) dan Institut Disciples Escoffier, dalam bidang pendidikan vokasi.
Kerja sama tersebut berupa penyelenggaraan program Training of Trainers on French Cooking for Vocational Culinary Teachers 2025 (Areas of Pastry). Berlangsung selama 19 hari, mulai 13 hingga 31 Oktober 2025, di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi ( BBPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Parung, Jawa Barat.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat jati diri profesional guru vokasi Indonesia di kancah global.
"Melalui kegiatan ini, kita menyaksikan bagaimana semangat belajar dan ketekunan para guru vokasi berpadu dengan keunggulan teknik kuliner Prancis. Ini bukan sekadar pelatihan memasak, tetapi juga pertukaran nilai, budaya dan profesionalisme. Saya berharap setelah kembali ke daerah masing-masing, para peserta dapat mendiseminasikan ilmu ini dan menjadikannya inspirasi bagi siswa di sekolah," ujar Wamen Atip, dikutip Minggu (2/11/2025).
Baca juga:Banyak Diincar, Lima Jurusan Vokasi Ini Bisa Bawa Kamu Keliling Dunia
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa keberhasilan program ini menjadi bukti nyata dari sinergi antar pemerintah Indonesia dan Prancis dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik vokasi.
"Kami berharap para guru yang menjadi peserta pelatihan dapat menjadi penggerak inovasi di sekolah masing-masing. Kolaborasi ini berhasil memadukan kekayaan rasa lokal Indonesia dengan teknik dan estetika kuliner Prancis, yang pada akhirnya akan menciptakan lulusan vokasi yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global," ungkap Tatang.
Kerja sama tersebut berupa penyelenggaraan program Training of Trainers on French Cooking for Vocational Culinary Teachers 2025 (Areas of Pastry). Berlangsung selama 19 hari, mulai 13 hingga 31 Oktober 2025, di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi ( BBPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Parung, Jawa Barat.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat jati diri profesional guru vokasi Indonesia di kancah global.
"Melalui kegiatan ini, kita menyaksikan bagaimana semangat belajar dan ketekunan para guru vokasi berpadu dengan keunggulan teknik kuliner Prancis. Ini bukan sekadar pelatihan memasak, tetapi juga pertukaran nilai, budaya dan profesionalisme. Saya berharap setelah kembali ke daerah masing-masing, para peserta dapat mendiseminasikan ilmu ini dan menjadikannya inspirasi bagi siswa di sekolah," ujar Wamen Atip, dikutip Minggu (2/11/2025).
Baca juga:Banyak Diincar, Lima Jurusan Vokasi Ini Bisa Bawa Kamu Keliling Dunia
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa keberhasilan program ini menjadi bukti nyata dari sinergi antar pemerintah Indonesia dan Prancis dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik vokasi.
"Kami berharap para guru yang menjadi peserta pelatihan dapat menjadi penggerak inovasi di sekolah masing-masing. Kolaborasi ini berhasil memadukan kekayaan rasa lokal Indonesia dengan teknik dan estetika kuliner Prancis, yang pada akhirnya akan menciptakan lulusan vokasi yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global," ungkap Tatang.