TKA 2025 Digelar Serentak di 9.636 Lembaga Pendidikan Islam, Simak Jadwalnya
Lusi mahgriefie
Senin, 03 November 2025 - 07:03 WIB
Foto: kemenag.go.id
Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa madrasah dan santri pondok pesantren, serentak di 9.636 lembaga pendidikan Islam.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno, mengatakan, penyelenggaraan TKA menjadi langkah strategis dalam transformasi pendidikan Islam menuju sistem yang lebih kompetitif, terukur, dan setara dengan sekolah umum.
"TKA akan menjadi salah satu instrumen penilaian akademik baru bagi siswa madrasah. Hasil tes ini nantinya juga dapat digunakan sebagai salah satu indikator penerimaan di perguruan tinggi negeri, khususnya yang akan masuk melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi," ujar Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno, dikutip Senin (3/11/2025).
Menurut Suyitno, pelaksanaan TKA akan menggantikan model Ujian Nasional (UN) yang telah lama dihapus. Namun, pendekatan TKA jauh lebih modern. Tes ini tidak hanya menilai kemampuan hafalan, tetapi juga mengukur daya nalar, analisis, berpikir kritis, serta kreativitas peserta didik.
"TKA akan fokus pada penguasaan konsep dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kita ingin memastikan lulusan madrasah memiliki kemampuan yang setara, bahkan bisa lebih unggul dari lulusan sekolah umum," jelasnya.
Baca juga:Serba-serbi Tes Kemampuan Akademik SMA yang Pendaftarannya Ditutup 2 Hari Lagi
Sebanyak 9.636 lembaga pendidikan Islam siap berpartisipasi, terdiri atas:
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno, mengatakan, penyelenggaraan TKA menjadi langkah strategis dalam transformasi pendidikan Islam menuju sistem yang lebih kompetitif, terukur, dan setara dengan sekolah umum.
"TKA akan menjadi salah satu instrumen penilaian akademik baru bagi siswa madrasah. Hasil tes ini nantinya juga dapat digunakan sebagai salah satu indikator penerimaan di perguruan tinggi negeri, khususnya yang akan masuk melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi," ujar Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno, dikutip Senin (3/11/2025).
Menurut Suyitno, pelaksanaan TKA akan menggantikan model Ujian Nasional (UN) yang telah lama dihapus. Namun, pendekatan TKA jauh lebih modern. Tes ini tidak hanya menilai kemampuan hafalan, tetapi juga mengukur daya nalar, analisis, berpikir kritis, serta kreativitas peserta didik.
"TKA akan fokus pada penguasaan konsep dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kita ingin memastikan lulusan madrasah memiliki kemampuan yang setara, bahkan bisa lebih unggul dari lulusan sekolah umum," jelasnya.
Baca juga:Serba-serbi Tes Kemampuan Akademik SMA yang Pendaftarannya Ditutup 2 Hari Lagi
Sebanyak 9.636 lembaga pendidikan Islam siap berpartisipasi, terdiri atas: