home wirausaha syariah

Induk BTM Dorong Pembentukan Pusat BTM Sebagai APEX Syariah untuk Perkuat Ekonomi Umat

Selasa, 04 November 2025 - 08:15 WIB
Induk BTM Dorong Pembentukan Pusat BTM Sebagai APEX Syariah untuk Perkuat Ekonomi Umat
LANGIT7.ID-Jakarta;Induk Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) mendorong pembentukan Pusat BTM di setiap wilayah Persyarikatan sebagai “APEX Syariah” untuk memperkuat ekosistem microfinance Muhammadiyah. Langkah ini dipandang krusial agar intermediasi keuangan BTM—yang selama ini menopang Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), anggota, dan masyarakat—semakin sehat, terukur, dan berkelanjutan dalam kerangka close loop economy.

Ketua Induk BTM, Achmad Suud, menjelaskan bahwa BTM telah menjadi garda terdepan LKMS Muhammadiyah dengan pembiayaan yang menyasar UMKM, AUM, serta program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, perumahan, industri, otomotif, dan distribusi logistik. Ia menekankan pentingnya sosialisasi peran dan fungsi BTM agar kontribusinya terhadap keberlanjutan ekonomi Muhammadiyah semakin luas dipahami.

“Apalagi selama ini fungsi Pusat BTM sama persis dengan APEX Syariah dan lebih lengkap lagi, yaitu pengendali likuiditas, supervisi atau pengawasan, edukasi dan integrasi teknologi IT. Ditambah dengan arsitektur BTM adanya Primer BTM, Pusat BTM dan Induk BTM sangat jelas sekali sebuah sinergisitas dalam terwujudnya sustainability. Sehingga hal ini menjadikan banyak pihak, khususnya pemerintah mengapresiasi dan menjadikan BTM sebagai leading dalam APEX Syariah Microfinance di Tanah Air,” terang Suud dalam keterangannya, Senin (4/11/2025).

Menurut Suud, kehadiran Pusat BTM atau sekunder BTM akan bertindak sebagai payung bagi BTM primer di tingkat PDM. Dengan tata kelola yang menonjolkan kesehatan lembaga dan prinsip syariah—serta peran pengendalian likuiditas, supervisi, edukasi, hingga integrasi teknologi—Induk BTM menilai keberlanjutan peran microfinance Muhammadiyah dapat terjaga dan risiko “tsunami microfinance” bisa dihindari.

Kolaborasi lintas-ekosistem juga diperkuat. Danamon Syariah, sebagai mitra perbankan syariah Muhammadiyah, membuka peluang sinergi bersama BTM—mulai dari penawaran produk perencanaan haji yang terintegrasi dengan jaringan BTM, pemanfaatan data secara bertanggung jawab, penguatan sistem keuangan, hingga edukasi literasi finansial di lingkungan AUM, kampus PTMA/’Aisyiyah, Lazismu (melalui memberi.id), dan program ekosistem digital SatuMu bersama MPI PP Muhammadiyah.

“Kami berharap kedepan bisa berkolaborasi dengan BTM sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang memiliki sustainability pengembangan ekonomi Muhammadiyah,” tandas Ganang.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya