Campus League dan Djarum Foundation Bangun Ekosistem Olahraga Kampus Menuju Prestasi Nasional
Tim langit 7
Senin, 10 November 2025 - 09:54 WIB
Campus League dan Djarum Foundation Bangun Ekosistem Olahraga Kampus Menuju Prestasi Nasional
LANGIT7.ID–Jakarta;Pembangunan ekosistem olahraga di lingkungan perguruan tinggi kini menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi atlet berprestasi nasional. Melalui Campus League, inisiatif yang didukung penuh oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, Indonesia mulai menata sistem kompetisi yang terstruktur dari kampus sebagai bagian dari upaya membangun fondasi olahraga yang berkelanjutan.
Roadmap Campus League dirancang untuk 10 tahun ke depan dan dibagi ke dalam tiga fase besar. Fase pertama berfokus pada membangun kompetisi di tingkat perguruan tinggi, kemudian berlanjut pada penguatan ekosistem kampus serta kegiatan di luar olahraga, dan fase terakhir diarahkan pada pembangunan keberlanjutan kompetisi itu sendiri.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menjelaskan bahwa kehadiran liga ini berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat sistem pembinaan atlet sejak bangku kuliah.
“Campus League lahir dari inisiatif untuk ikut serta berperan dalam proses peningkatan prestasi olahraga secara nasional. Kami melihat kompetisi olahraga di level perguruan tinggi yang integral merupakan kebutuhan mutlak untuk memperkuat mata rantai presasi olahraga kita yang belum sepenuhnya maksimal,” ujar Ryan Gozali dalam keterangannya, dikutip Senin (10/11/2025) siang.
Kompetisi ini akan dimulai pada musim perdana tahun 2026 di empat kota besar di Pulau Jawa, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Dalam satu tahun penyelenggaraan, Campus League menghadirkan empat cabang olahraga: basket pada April hingga Juni, bulutangkis pada Agustus hingga September, futsal pada September hingga Oktober, dan Universal Games pada Desember 2026.
Selain membangun kompetisi, Ryan menegaskan pentingnya menghadirkan liga yang konsisten agar mendapat kepercayaan dari kalangan kampus.
“Tentunya kami harus konsisten, baik dalam regulasinya, kompetisinya, hingga realisasinya. Kami harus membuktikan diri dan kampus-kampus yang akan menilai. Jadi nanti pasti akan ada kepercayaan dari mereka untuk bisa menghadirkan mahasiswa-mahasiswi berprestasi untuk berkiprah di sini,” ujarnya.
Roadmap Campus League dirancang untuk 10 tahun ke depan dan dibagi ke dalam tiga fase besar. Fase pertama berfokus pada membangun kompetisi di tingkat perguruan tinggi, kemudian berlanjut pada penguatan ekosistem kampus serta kegiatan di luar olahraga, dan fase terakhir diarahkan pada pembangunan keberlanjutan kompetisi itu sendiri.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menjelaskan bahwa kehadiran liga ini berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat sistem pembinaan atlet sejak bangku kuliah.
“Campus League lahir dari inisiatif untuk ikut serta berperan dalam proses peningkatan prestasi olahraga secara nasional. Kami melihat kompetisi olahraga di level perguruan tinggi yang integral merupakan kebutuhan mutlak untuk memperkuat mata rantai presasi olahraga kita yang belum sepenuhnya maksimal,” ujar Ryan Gozali dalam keterangannya, dikutip Senin (10/11/2025) siang.
Kompetisi ini akan dimulai pada musim perdana tahun 2026 di empat kota besar di Pulau Jawa, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Dalam satu tahun penyelenggaraan, Campus League menghadirkan empat cabang olahraga: basket pada April hingga Juni, bulutangkis pada Agustus hingga September, futsal pada September hingga Oktober, dan Universal Games pada Desember 2026.
Selain membangun kompetisi, Ryan menegaskan pentingnya menghadirkan liga yang konsisten agar mendapat kepercayaan dari kalangan kampus.
“Tentunya kami harus konsisten, baik dalam regulasinya, kompetisinya, hingga realisasinya. Kami harus membuktikan diri dan kampus-kampus yang akan menilai. Jadi nanti pasti akan ada kepercayaan dari mereka untuk bisa menghadirkan mahasiswa-mahasiswi berprestasi untuk berkiprah di sini,” ujarnya.