Buya Yahya Beberkan Alasan Rasulullah SAW Rutin Puasa Senin Kamis
Esti setiyowati
Ahad, 16 November 2025 - 18:59 WIB
Ilustrasi puasa senin kamis. Foto: Istimewa.
Puasa Senin dan Kamis adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan di dalam Islam. Selain memiliki fadilah spiritual yang besar, puasa sunnah ini juga menawarkan manfaat fisik dan mental bagi yang rutin menjalaninya.
Dalam Riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
Artinya: "Amal-amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, maka aku ingin ketika amalku diperlihatkan, aku sedang dalam keadaan berpuasa." (HR Tirmidzi, Abu Dawud, dan Nasa'i).
Baca juga: Selain Berpahala, Puasa Senin Kamis Diyakini Bisa Bunuh Sel Potensi Kanker
Hadits ini menjelaskan bahwa puasa sunnah Senin Kamis memiliki keutamaan yaitu amal perbuatannya dihadapkan kepada Allah SWT.
Pendakwah asal Blitar, Yahya Zainul Ma'arif atau popular dengan panggilan Buya Yahya, menjelaskan sejumlah alasan Rasulullah rutin berpuasa Senin Kamis.
Dalam Riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
Artinya: "Amal-amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, maka aku ingin ketika amalku diperlihatkan, aku sedang dalam keadaan berpuasa." (HR Tirmidzi, Abu Dawud, dan Nasa'i).
Baca juga: Selain Berpahala, Puasa Senin Kamis Diyakini Bisa Bunuh Sel Potensi Kanker
Hadits ini menjelaskan bahwa puasa sunnah Senin Kamis memiliki keutamaan yaitu amal perbuatannya dihadapkan kepada Allah SWT.
Pendakwah asal Blitar, Yahya Zainul Ma'arif atau popular dengan panggilan Buya Yahya, menjelaskan sejumlah alasan Rasulullah rutin berpuasa Senin Kamis.