Serangan Israel di Beirut Tewaskan Tokoh Militer Top Hezbollah, Ketegangan Memuncak
Tim langit 7
Senin, 24 November 2025 - 13:20 WIB
Serangan Israel di Beirut Tewaskan Tokoh Militer Top Hezbollah, Ketegangan Memuncak
LANGIT7.ID–Jakarta; Israel menewaskan pejabat militer tertinggi kelompok Hezbollah dalam sebuah serangan udara di pinggiran selatan Beirut pada hari Minggu, kata militer Israel, meskipun ada gencatan senjata yang ditengahi AS setahun lalu.
Serangan itu—yang menjadi yang pertama di sekitar ibu kota Lebanon setelah berbulan-bulan—menargetkan kepala staf sementara Hezbollah yang didukung Iran, Ali Tabtabai, menurut pernyataan militer.
Hezbollah mengonfirmasi kematian Tabtabai dalam sebuah pernyataan, menyebutnya sebagai komandan “besar” yang “berjuang menghadapi musuh Israel sampai detik terakhir hidupnya yang penuh berkah.” Pernyataan itu menunjukkan posisinya yang sangat senior, namun tidak menjelaskan detail peran pastinya.
Seorang pejabat Hezbollah, Mahmoud Qmati, menyebut serangan Israel ini telah melewati “garis merah” saat ia berdiri di dekat bangunan yang hancur di kawasan Haret Hreik, yang dikenal sebagai basis kuat Hezbollah.
Ia menambahkan, pimpinan Hezbollah akan memutuskan apakah dan bagaimana kelompok itu akan membalas.
Lima orang tewas dalam serangan
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Tabtabai pada 2016, mengidentifikasinya sebagai salah satu pemimpin kunci Hezbollah dan menawarkan hadiah hingga 5 juta dolar bagi siapa pun yang memberi informasi tentang dirinya.
Serangan itu—yang menjadi yang pertama di sekitar ibu kota Lebanon setelah berbulan-bulan—menargetkan kepala staf sementara Hezbollah yang didukung Iran, Ali Tabtabai, menurut pernyataan militer.
Hezbollah mengonfirmasi kematian Tabtabai dalam sebuah pernyataan, menyebutnya sebagai komandan “besar” yang “berjuang menghadapi musuh Israel sampai detik terakhir hidupnya yang penuh berkah.” Pernyataan itu menunjukkan posisinya yang sangat senior, namun tidak menjelaskan detail peran pastinya.
Seorang pejabat Hezbollah, Mahmoud Qmati, menyebut serangan Israel ini telah melewati “garis merah” saat ia berdiri di dekat bangunan yang hancur di kawasan Haret Hreik, yang dikenal sebagai basis kuat Hezbollah.
Ia menambahkan, pimpinan Hezbollah akan memutuskan apakah dan bagaimana kelompok itu akan membalas.
Lima orang tewas dalam serangan
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Tabtabai pada 2016, mengidentifikasinya sebagai salah satu pemimpin kunci Hezbollah dan menawarkan hadiah hingga 5 juta dolar bagi siapa pun yang memberi informasi tentang dirinya.