Siapa Haytham Ali Tabtabai, pemimpin militer Hezbollah yang tewas diserang Israel?
Tim langit 7
Senin, 24 November 2025 - 13:49 WIB
Siapa Haytham Ali Tabtabai, pemimpin militer Hezbollah yang tewas diserang Israel?
LANGIT7.ID–Jakarta;Militer Israel pada hari Minggu menewaskan pejabat militer tertinggi Hezbollah, Haytham Ali Tabtabai, lewat serangan di pinggiran ibu kota Lebanon, sebuah serangan yang terjadi meski gencatan senjata sudah berlangsung selama setahun.
Kabar kematiannya diumumkan oleh militer Israel. Tak lama kemudian, Hezbollah membenarkan hal itu dan memujinya sebagai komandan “besar” yang “terus menghadapi musuh Israel sampai detik terakhir dalam hidupnya.”
Israel sebenarnya sudah menghabisi sebagian besar jajaran pimpinan Hezbollah yang didukung Iran selama perang yang berlangsung dari Oktober 2023 sampai November 2024, sebelum akhirnya tercapai gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat.
Baca juga: Serangan Israel di Beirut Tewaskan Tokoh Militer Top Hezbollah, Ketegangan Memuncak
Namun Tabtabai, yang ditunjuk menjadi kepala staf Hezbollah setelah perang terakhir melawan Israel, tewas dalam operasi langka yang dilakukan setelah masa gencatan senjata, dan menargetkan tokoh senior Hezbollah.
Tabtabai lahir di Lebanon dari ayah berdarah Iran dan ibu asal Lebanon, menurut seorang sumber keamanan senior Lebanon. Ia bukan anggota generasi pendiri Hezbollah, tetapi masuk dalam “generasi kedua,” dan pernah diterjunkan untuk bertempur bersama sekutu-sekutu Hezbollah di Suriah dan Yaman, kata sumber tersebut.
Militer Israel mengatakan Tabtabai bergabung dengan Hezbollah pada 1980-an dan pernah menduduki sejumlah posisi penting, termasuk di Radwan Force—unit tempur elite kelompok itu. Israel menewaskan sebagian besar petinggi Radwan tahun lalu sebelum melakukan invasi darat ke Lebanon.
Kabar kematiannya diumumkan oleh militer Israel. Tak lama kemudian, Hezbollah membenarkan hal itu dan memujinya sebagai komandan “besar” yang “terus menghadapi musuh Israel sampai detik terakhir dalam hidupnya.”
Israel sebenarnya sudah menghabisi sebagian besar jajaran pimpinan Hezbollah yang didukung Iran selama perang yang berlangsung dari Oktober 2023 sampai November 2024, sebelum akhirnya tercapai gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat.
Baca juga: Serangan Israel di Beirut Tewaskan Tokoh Militer Top Hezbollah, Ketegangan Memuncak
Namun Tabtabai, yang ditunjuk menjadi kepala staf Hezbollah setelah perang terakhir melawan Israel, tewas dalam operasi langka yang dilakukan setelah masa gencatan senjata, dan menargetkan tokoh senior Hezbollah.
Tabtabai lahir di Lebanon dari ayah berdarah Iran dan ibu asal Lebanon, menurut seorang sumber keamanan senior Lebanon. Ia bukan anggota generasi pendiri Hezbollah, tetapi masuk dalam “generasi kedua,” dan pernah diterjunkan untuk bertempur bersama sekutu-sekutu Hezbollah di Suriah dan Yaman, kata sumber tersebut.
Militer Israel mengatakan Tabtabai bergabung dengan Hezbollah pada 1980-an dan pernah menduduki sejumlah posisi penting, termasuk di Radwan Force—unit tempur elite kelompok itu. Israel menewaskan sebagian besar petinggi Radwan tahun lalu sebelum melakukan invasi darat ke Lebanon.