Malaysia Bakal Larang Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Sosmed Mulai 2026
Esti setiyowati
Selasa, 25 November 2025 - 19:28 WIB
Malaysia Bakal Larang Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Sosmed Mulai 2026. Foto: Istimewa.
Malaysia berencana melarang penggunaan akun media sosial bagi anak usia di bawah 16 tahun mulai tahun 2026.
Kebijakan ini menyusul Australia dan beberapa negara lain yang sudah memberlakukanbatasan usia digital yang lebih ketat bagi anak-anak.
Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil pada Ahad, 23 November 2025 mengatakan bahwa pemerintah meninjau pendekatan yang dilakukan Australia dan negara-negara lain terkait pembatasan usia.
Baca juga: Texas Akan Berlakukan Regulasi Ketat Penggunaan Media Sosial di Bawah 18 Tahun
Fahmi menambahkan, bahwa langkah tersebut sekaligus sebagai upaya untuk melindungi kaum muda dari bahaya daring sepertiperundungan siber, penipuan, dan eksploitasi seksual anak.
mempelajari pendekatan yang diambil oleh Australia dan negara-negara lain, serta potensi penggunaan cek elektronik dengan kartu identitas atau paspor untuk memverifikasi usia pengguna. Ia tidak mengatakan kapan tepatnya larangan tersebut akan diberlakukan.
“Saya yakin jika pemerintah, badan pengatur, dan orang tua semua berperan, kita dapat memastikan bahwa internet di Malaysia tidak hanya cepat, tersebar luas, dan terjangkau, tetapi yang terpenting, aman, terutama bagi anak-anak dan keluarga,” kata Fahmi seperti dikutip dari ABC, Selasa (25/11/2025).
Kebijakan ini menyusul Australia dan beberapa negara lain yang sudah memberlakukanbatasan usia digital yang lebih ketat bagi anak-anak.
Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil pada Ahad, 23 November 2025 mengatakan bahwa pemerintah meninjau pendekatan yang dilakukan Australia dan negara-negara lain terkait pembatasan usia.
Baca juga: Texas Akan Berlakukan Regulasi Ketat Penggunaan Media Sosial di Bawah 18 Tahun
Fahmi menambahkan, bahwa langkah tersebut sekaligus sebagai upaya untuk melindungi kaum muda dari bahaya daring sepertiperundungan siber, penipuan, dan eksploitasi seksual anak.
mempelajari pendekatan yang diambil oleh Australia dan negara-negara lain, serta potensi penggunaan cek elektronik dengan kartu identitas atau paspor untuk memverifikasi usia pengguna. Ia tidak mengatakan kapan tepatnya larangan tersebut akan diberlakukan.
“Saya yakin jika pemerintah, badan pengatur, dan orang tua semua berperan, kita dapat memastikan bahwa internet di Malaysia tidak hanya cepat, tersebar luas, dan terjangkau, tetapi yang terpenting, aman, terutama bagi anak-anak dan keluarga,” kata Fahmi seperti dikutip dari ABC, Selasa (25/11/2025).