home wirausaha syariah

Manulife Syariah Mantapkan Dampak Sosial Lewat Wakaf Air dan Dukungan Pesantren

Rabu, 03 Desember 2025 - 14:16 WIB
Manulife Syariah Mantapkan Dampak Sosial Lewat Wakaf Air dan Dukungan Pesantren
LANGIT7.ID-Jakarta;Manulife Syariah Indonesia menandai perjalanan setahun spin-off dengan menegaskan komitmen sosial mereka. Agenda tersebut dipusatkan di kediaman Ketua Dewan Pengawas Syariah, K.H. Ma’ruf Amin, tempat perusahaan menggelar tasyakuran dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan refleksi perjalanan sepanjang tahun pertama.

Dilansir dari keterangan resmi, Rabu (3/12/2025), Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan, menyoroti bahwa proteksi berbasis syariah tidak hanya berkaitan dengan keamanan finansial. Baginya, layanan syariah justru harus memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui kontribusi sosial yang nyata, selaras dengan arah perusahaan selama proses spin-off.

Pada rangkaian acara tersebut, Manulife Syariah Indonesia memperkenalkan program Wakaf Air, dengan skema donasi Rp5.000 untuk setiap polis yang diterbitkan mulai 1 Desember 2025 hingga akhir 2026. Program ini dibangun untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap kesehatan dan kesejahteraan publik.

Manulife Syariah juga mengajak seluruh tenaga pemasar dan karyawan AJMI serta AJMIS berpartisipasi dalam kegiatan Fun Walk pada 30 November 2025. Setiap peserta yang mencapai 5.000 langkah otomatis ikut berkontribusi melalui donasi internal, yang kemudian disalurkan lewat Yayasan Manulife Peduli sebagai dukungan tambahan bagi gerakan Wakaf Air.

Selain penguatan program sosial, perusahaan turut menyerahkan bantuan pengembangan agribisnis kepada Pondok Pesantren Darul Amin, lembaga yang berada di bawah naungan K.H. Ma’ruf Amin selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah Manulife Syariah Indonesia. Penyerahan dilakukan langsung di kediaman beliau sebelum agenda syukuran satu tahun spin-off dimulai.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya