Kementerian Ekraf Buka Jalan Bagi Jenama Fesyen Indonesia ke Pasar Global Lewat ASIK Fashion Connect
Lusi mahgriefie
Rabu, 10 Desember 2025 - 10:07 WIB
Salah satu jenama fashion Indonesia, Brilianto saat mempresentasikan produk miliknya di Preskon Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK) Fashion Connect 2025. Foto: dok. ASIK
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif membuka jalan bagi para pejuang ekonomi kreatif terutama subsektorfesyen, menuju pasar ekspor. Melalui Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kemenekraf menyelenggarakan Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK) Fashion Connect 2025.
"ASIK Fashion Connect ini bukan hanya perayaan, tetapi juga menjadi salah satu kesempatan menuju pasar ekspor, menjadi ruang untuk berkolaborasi dan berjejaring untuk memperkuat kesempatan untuk masuk ke pasar global," kata Wakil Menteri Ekraf Irene dalam konferensi pers ASIK Fashion Connect di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Program ASIK bertujuan untuk mempersiapkan pegiat ekonomi kreatif yang memiliki kapasitas ekspor dapat menembus pasar global.
Sementara untuk ASIK Fashion Connect 2025 merupakan puncak acara yang menampilkan karya hasil dari program pembinaan ASIK Batch I dengan target untuk meningkatkan eksposur global terhadap potensi modest fashion, sustainable fashion, dan craft-based design Indonesia serta membangun jejaring berkelanjutan antara desainer, produsen, dan pelaku pasar dunia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Mengusung tema 'Connecting Indonesian Creativity to the Global Market', ASIK Fashion Connect menggabungkan antara business matching dan networking forum melalui creative brand presentation, dengan fashion exhibition dan fashion show dalam rangkaian kegiatan yang terintegrasi untuk mengakselerasi ekspor produk kreatif nasional.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa ASIK Fashion Connect menjadi platform strategis yang bisa menghubungkan kreativitas lokal dengan jaringan bisnis dan mode internasional.
"Melalui kolaborasi antara pelaku kreatif, buyer, dan stakeholder industri fesyen dunia, acara ini memperlihatkan wajah baru fesyen Indonesia yang berkarakter, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Program ini diharapkan dapat memperkuat positioning Ekraf sebagai fasilitator utama dalam mendorong ekspor fesyen kreatif nasional," paparnya.
"ASIK Fashion Connect ini bukan hanya perayaan, tetapi juga menjadi salah satu kesempatan menuju pasar ekspor, menjadi ruang untuk berkolaborasi dan berjejaring untuk memperkuat kesempatan untuk masuk ke pasar global," kata Wakil Menteri Ekraf Irene dalam konferensi pers ASIK Fashion Connect di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Program ASIK bertujuan untuk mempersiapkan pegiat ekonomi kreatif yang memiliki kapasitas ekspor dapat menembus pasar global.
Sementara untuk ASIK Fashion Connect 2025 merupakan puncak acara yang menampilkan karya hasil dari program pembinaan ASIK Batch I dengan target untuk meningkatkan eksposur global terhadap potensi modest fashion, sustainable fashion, dan craft-based design Indonesia serta membangun jejaring berkelanjutan antara desainer, produsen, dan pelaku pasar dunia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Mengusung tema 'Connecting Indonesian Creativity to the Global Market', ASIK Fashion Connect menggabungkan antara business matching dan networking forum melalui creative brand presentation, dengan fashion exhibition dan fashion show dalam rangkaian kegiatan yang terintegrasi untuk mengakselerasi ekspor produk kreatif nasional.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa ASIK Fashion Connect menjadi platform strategis yang bisa menghubungkan kreativitas lokal dengan jaringan bisnis dan mode internasional.
"Melalui kolaborasi antara pelaku kreatif, buyer, dan stakeholder industri fesyen dunia, acara ini memperlihatkan wajah baru fesyen Indonesia yang berkarakter, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Program ini diharapkan dapat memperkuat positioning Ekraf sebagai fasilitator utama dalam mendorong ekspor fesyen kreatif nasional," paparnya.