Update BNPB: 1.016 Orang Tewas Akibat Bencana Sumatera dan 212 Orang Belum Ditemukan
Lusi mahgriefie
Senin, 15 Desember 2025 - 10:49 WIB
Aceh Tengah terdampak banjir parah yang mengakibatkan putusnya akses keluar. Foto: RRI
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memperbarui data perihal jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Berdasarkan informasi dari website resmi BNPB per Senin (15/12/2025) pagi tadi, tercatat sebanyak 1.016 orang meninggal dunia, sedangkan 212 orang masih dinyatakan hilang.
Kemudian, 7.600 ribu orang terluka. Data lainnya, 52 kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Selain itu, secara total ada 158.000 rumah rusak. 581 unit fasdik rusak, 145 unit jembatan rusak, 1.200 fasilitas umum rusak, 434 tempat ibadah rusak dan 290 gedung perkantoran juga mengalami kerusakan.
Baca juga:Update Data BNPB: Korban Banjir Sumatera 921 Orang Meninggal dan 392 Orang Hilang
Bencana alam yang melanda Pulau Sumatera ini terjadi sejak akhir November hingga awal Desember. Hujan deras selama enam hari berturut-turut menyebabkan sejumlah wilayah di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara mengalami kerusakan parah serta memakan lebih dari seribu korban jiwa hingga saat ini.
Tercatat, Aceh menjadi provinsi dengan dampak paling parah dibanding Sumbar dan Sumut, meski keduanya juga mengalami kerusakan hebat. Ribuan rumah hancur, jalan terputus, hingga ribuan warga terpaksa mengungsi.
Kemungkinan korban jiwa masih akan bertambah, dan hingga kini ribuan orang masih membutuhkan bantuan darurat.
Berdasarkan informasi dari website resmi BNPB per Senin (15/12/2025) pagi tadi, tercatat sebanyak 1.016 orang meninggal dunia, sedangkan 212 orang masih dinyatakan hilang.
Kemudian, 7.600 ribu orang terluka. Data lainnya, 52 kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Selain itu, secara total ada 158.000 rumah rusak. 581 unit fasdik rusak, 145 unit jembatan rusak, 1.200 fasilitas umum rusak, 434 tempat ibadah rusak dan 290 gedung perkantoran juga mengalami kerusakan.
Baca juga:Update Data BNPB: Korban Banjir Sumatera 921 Orang Meninggal dan 392 Orang Hilang
Bencana alam yang melanda Pulau Sumatera ini terjadi sejak akhir November hingga awal Desember. Hujan deras selama enam hari berturut-turut menyebabkan sejumlah wilayah di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara mengalami kerusakan parah serta memakan lebih dari seribu korban jiwa hingga saat ini.
Tercatat, Aceh menjadi provinsi dengan dampak paling parah dibanding Sumbar dan Sumut, meski keduanya juga mengalami kerusakan hebat. Ribuan rumah hancur, jalan terputus, hingga ribuan warga terpaksa mengungsi.
Kemungkinan korban jiwa masih akan bertambah, dan hingga kini ribuan orang masih membutuhkan bantuan darurat.