Kemenag Gelar Rakernas 2025, Fokus Persiapan Umat Masa Depan dan Indonesia Emas
Tim langit 7
Rabu, 17 Desember 2025 - 13:05 WIB
Kemenag Gelar Rakernas 2025, Fokus Persiapan Umat Masa Depan dan Indonesia Emas
LANGIT7.ID-Jakarta; Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin membacakan laporan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2025 pada acara penutupan yang berlangsung di Atria Hotel Tangerang, Rabu (17/12/2025). Rakernas mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan” dan dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, para direktur jenderal, serta jajaran eselon Kemenag.
Dalam laporannya, Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa Rakernas 2025 merupakan kegiatan strategis yang sangat penting dalam merumuskan kebijakan dan arah pelaksanaan program Kementerian Agama agar selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) serta mendukung pencapaian target Rencana Strategis (Renstra) Kemenag 2025–2029.
“Rakernas yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini merupakan kegiatan monumental yang sangat penting dalam merumuskan strategi dan formulasi kebijakan pelaksanaan program dan kegiatan agar target Renstra 2025–2029 dapat kita capai,” ujar Kamaruddin Amin.
Rakernas 2025 dilaksanakan selama empat hari, sejak 14 hingga 17 Desember 2025. Menurut Kamaruddin, kegiatan ini difokuskan untuk mematangkan seluruh program dan kegiatan Kementerian Agama yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pelaksanaan Rakernas diawali dengan kegiatan lokakarya yang menjadi ruang strategis untuk memastikan outlookkehidupan beragama Kementerian Agama tahun 2026 menggambarkan kondisi faktual di lapangan, mengakomodasi beragam perspektif, serta menjadi rujukan kebijakan publik ke depan.
“Seluruh narasumber lokakarya telah memberikan berbagai data dan informasi penting dalam membahas tema menggagas umat masa depan, antara idealita dan realita, tren isu sosial keagamaan, serta strategi mempersiapkan umat masa depan,” jelasnya.
Pada hari kedua, Rakernas resmi dibuka oleh Menteri Agama dan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Agama dan Menteri Koperasi Republik Indonesia, serta peluncuran buku Renstra Kementerian Agama Tahun 2025–2029. Rakernas kemudian diisi dengan pemaparan dari narasumber kementerian/lembaga mitra kerja serta jajaran Kementerian Agama, sekaligus evaluasi capaian program prioritas oleh pejabat pimpinan tinggi madya.
Dalam laporannya, Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa Rakernas 2025 merupakan kegiatan strategis yang sangat penting dalam merumuskan kebijakan dan arah pelaksanaan program Kementerian Agama agar selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) serta mendukung pencapaian target Rencana Strategis (Renstra) Kemenag 2025–2029.
“Rakernas yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini merupakan kegiatan monumental yang sangat penting dalam merumuskan strategi dan formulasi kebijakan pelaksanaan program dan kegiatan agar target Renstra 2025–2029 dapat kita capai,” ujar Kamaruddin Amin.
Rakernas 2025 dilaksanakan selama empat hari, sejak 14 hingga 17 Desember 2025. Menurut Kamaruddin, kegiatan ini difokuskan untuk mematangkan seluruh program dan kegiatan Kementerian Agama yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pelaksanaan Rakernas diawali dengan kegiatan lokakarya yang menjadi ruang strategis untuk memastikan outlookkehidupan beragama Kementerian Agama tahun 2026 menggambarkan kondisi faktual di lapangan, mengakomodasi beragam perspektif, serta menjadi rujukan kebijakan publik ke depan.
“Seluruh narasumber lokakarya telah memberikan berbagai data dan informasi penting dalam membahas tema menggagas umat masa depan, antara idealita dan realita, tren isu sosial keagamaan, serta strategi mempersiapkan umat masa depan,” jelasnya.
Pada hari kedua, Rakernas resmi dibuka oleh Menteri Agama dan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Agama dan Menteri Koperasi Republik Indonesia, serta peluncuran buku Renstra Kementerian Agama Tahun 2025–2029. Rakernas kemudian diisi dengan pemaparan dari narasumber kementerian/lembaga mitra kerja serta jajaran Kementerian Agama, sekaligus evaluasi capaian program prioritas oleh pejabat pimpinan tinggi madya.