Wadubes RI di Beijing dr. Irene Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok
Dwi sasongko
Senin, 29 Desember 2025 - 12:51 WIB
Wakil Dubes RI dr. Irene, Dubes Djauhari Oratmangun, & pimpinan KBRI Beijing di acara Indonesia Updates, Tiongkok (19/12/2025). Fokus perkuat kemitraan strategis. (Foto: Dok. KBRI Beijing)
LANGIT7.ID-Jakarta; Hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok terus diarahkan pada penguatan kemitraan strategis yang saling menghormati, setara, dan saling menguntungkan. Seiring dinamika geopolitik dan ekonomi kawasan, diplomasi yang berlandaskan kepercayaan politik dan kerja sama konkret menjadi kunci.
Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Beijing, dr. Irene mengungkapkan terdapat tiga elemen utama yang menjadi fokus visi dan misi dalam menjalankan amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya. Pertama, mendukung terbangunnya kepercayaan politik tingkat tinggi serta dialog strategis antara kedua negara yang senantiasa didasarkan pada saling menghormati, kesetaraan, dan prinsip non-intervensi.
‘’Dalam bahasa Mandarin, kita sering mengenal istilah 互利共赢 (hùlì gòngyíng), yang berarti “saling menguntungkan dan menang bersama”. Semangat inilah yang ingin saya bawa dalam berkontribusi, memastikan bahwa kerja sama kita berlangsung secara adil, seimbang, dan berkelanjutan,’’ kata dr. Irene dalam keterangannya.
Elemen kedua adalah mendorong kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Kerja sama tersebut mencakup bidang perdagangan dan investasi, pembangunan hijau, inovasi digital, kesehatan, pendidikan, serta pertukaran antarmasyarakat. Ia menilai Indonesia dan Tiongkok memiliki peran strategis sebagai sesama negara Global South dalam mendorong stabilitas kawasan dan pembangunan global.
“Dengan kerja sama yang bijaksana, Indonesia dan Tiongkok dapat berkontribusi pada terciptanya stabilitas regional dan pembangunan global yang inklusif, menuju apa yang sering disebut sebagai 命运与共 (mìngyùn yǔ gòng), atau masa depan bersama,” papar perempuan yang fasih berbahasa mandarin dan Inggris ini.
Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Beijing, dr. Irene mengungkapkan terdapat tiga elemen utama yang menjadi fokus visi dan misi dalam menjalankan amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya. Pertama, mendukung terbangunnya kepercayaan politik tingkat tinggi serta dialog strategis antara kedua negara yang senantiasa didasarkan pada saling menghormati, kesetaraan, dan prinsip non-intervensi.
‘’Dalam bahasa Mandarin, kita sering mengenal istilah 互利共赢 (hùlì gòngyíng), yang berarti “saling menguntungkan dan menang bersama”. Semangat inilah yang ingin saya bawa dalam berkontribusi, memastikan bahwa kerja sama kita berlangsung secara adil, seimbang, dan berkelanjutan,’’ kata dr. Irene dalam keterangannya.
Elemen kedua adalah mendorong kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Kerja sama tersebut mencakup bidang perdagangan dan investasi, pembangunan hijau, inovasi digital, kesehatan, pendidikan, serta pertukaran antarmasyarakat. Ia menilai Indonesia dan Tiongkok memiliki peran strategis sebagai sesama negara Global South dalam mendorong stabilitas kawasan dan pembangunan global.
“Dengan kerja sama yang bijaksana, Indonesia dan Tiongkok dapat berkontribusi pada terciptanya stabilitas regional dan pembangunan global yang inklusif, menuju apa yang sering disebut sebagai 命运与共 (mìngyùn yǔ gòng), atau masa depan bersama,” papar perempuan yang fasih berbahasa mandarin dan Inggris ini.