Zohran Mamdani Cetak Sejarah Jadi Wali Kota Pertama yang Dilantik dengan Al-Qur'an
Esti setiyowati
Kamis, 01 Januari 2026 - 13:59 WIB
Wali Kota New York City, Zohran Mamdani akan dilantik dengan Al-Quran saat sumpah jabatan. Foto: Istimewa.
Zohran Mamdani, Wali Kota New York City yang baru, akan mencetak sejarah sebagai wali kota pertama yang mengucapkan sumpah jabatandengan Al-Quran.
Prosesi pelantikan akan berlangsung di malam tahun baru, Kamis (1/1/2026) waktu setempat, di stasiun bawah tanah dekat Balai Kota New York.
Baca juga: Kemenangan Zohran Mamdani Bukan Simbolis Tapi Transformasional
Pelantikan kali ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya Wali Kota New York City menggunakan Al-Qur'an dalam sumpah jabatan.
Mandani, politikus Partai Demokrat berusia 34 tahun, akan menjadi Muslim pertama, keturunan Asia Selatan pertama, dan kelahiran Afrika pertama yang memegang jabatan tersebut.
Momen pelantikan, dengan Al-Qur'an bersejarah yang akan digunakan di upacara tersebut, mencerminkan realitas dan dinamika penduduk Muslim di kota tersebut.
Mamdani dikenal publik sebagai orang yang terbuka akan keyakinannya sebagai seorang Muslim. Dalam setiap kampanyenya, ia kerap muncul di masjid-masjid yang berada di lima wilayah New York City.
Prosesi pelantikan akan berlangsung di malam tahun baru, Kamis (1/1/2026) waktu setempat, di stasiun bawah tanah dekat Balai Kota New York.
Baca juga: Kemenangan Zohran Mamdani Bukan Simbolis Tapi Transformasional
Pelantikan kali ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya Wali Kota New York City menggunakan Al-Qur'an dalam sumpah jabatan.
Mandani, politikus Partai Demokrat berusia 34 tahun, akan menjadi Muslim pertama, keturunan Asia Selatan pertama, dan kelahiran Afrika pertama yang memegang jabatan tersebut.
Momen pelantikan, dengan Al-Qur'an bersejarah yang akan digunakan di upacara tersebut, mencerminkan realitas dan dinamika penduduk Muslim di kota tersebut.
Mamdani dikenal publik sebagai orang yang terbuka akan keyakinannya sebagai seorang Muslim. Dalam setiap kampanyenya, ia kerap muncul di masjid-masjid yang berada di lima wilayah New York City.