home global news

Sangkal Tuduhan Terkait Narkoba dan Senjata, Nicolas Maduro: Saya Diculik, Saya Tidak Bersalah

Selasa, 06 Januari 2026 - 07:31 WIB
Pemimpin Republik Venezuela, Nicols Maduro saat ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat pada 3 Januari 2026. Sumber: ist
Pemimpin Republik Venezuela, Nicolás Maduro, menegaskan kepada hakim sidang di Kota New York bahwa ia telah diculik sejak 3 Januari saat sedang berada di rumahnya.

Suara gemerincing borgol kaki terdengar beberapa saat sebelum pemimpin Venezuela Nicolás Maduro memasuki ruang sidang Kota New York untuk pertama kalinya. Ia kemudian mengatakan kepada barisan wartawan dan publik yang memadati ruangan bahwa ia baru saja "diculik".

Beberapa menit setelah masuk, Hakim Alvin Hellerstein meminta Maduro untuk mengkonfirmasi identitasnya agar persidangan dapat dimulai.

"Saya, Tuan, Nicolás Maduro. Saya presiden Republik Venezuela dan saya di sini diculik sejak 3 Januari," katanya kepada pengadilan dalam bahasa Spanyol yang tenang sebelum seorang penerjemah menerjemahkan untuk pengadilan, melansir BBC, Selasa (6/1/2026).

"Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela," tambahnya.

Baca juga:Akhir Sebuah Rezim: Nicolas Maduro Ditangkap Pasca Operasi Militer AS

Hakim berusia 92 tahun itu dengan cepat menyela untuk memberi tahu Maduro bahwa akan ada "waktu dan tempat untuk membahas semua ini".
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya