LANGIT7.ID-Jakarta; Dunia internasional dikejutkan oleh perkembangan dramatis di Amerika Selatan. Nicolas Maduro, pemimpin Venezuela yang telah lama berkuasa, dilaporkan telah ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat menyusul serangkaian serangan udara presisi yang dilancarkan pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Operasi Militer "Thunder Strike"Berdasarkan laporan langsung dari lapangan, operasi ini menandai eskalasi signifikan dalam ketegangan diplomatik dan militer di kawasan tersebut. Pihak Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa serangan udara strategis dilakukan untuk melumpuhkan sistem pertahanan kunci rezim sebelum pasukan darat bergerak mengamankan target utama.
Penangkapan Maduro dianggap sebagai titik balik bersejarah bagi Venezuela, negara yang telah bergulat dengan krisis ekonomi dan politik berkepanjangan selama lebih dari satu dekade.
Poin Penting dari Peristiwa Ini:
• Waktu Kejadian: Operasi penangkapan terjadi pada 3 Januari 2026.
• Metode: Kombinasi serangan udara presisi (airstrikes) diikuti dengan operasi penangkapan taktis.
• Status Terkini: Nicolas Maduro kini berada dalam tahanan otoritas AS untuk diproses lebih lanjut.
Reaksi GlobalKabar penangkapan ini memicu reaksi beragam di seluruh dunia. Pendukung oposisi Venezuela terlihat memadati jalanan Caracas merayakan apa yang mereka sebut sebagai "fajar baru kebebasan", sementara sekutu politik Maduro mengecam tindakan AS sebagai pelanggaran kedaulatan yang berat.
Situasi di Caracas saat ini masih tegang namun terkendali, dengan militer AS dan pasukan koalisi memantau transisi keamanan pasca-operasi.
(lam)