home global news

Urgensi HIMBARA: Menagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Lewat UMKM

Rabu, 07 Januari 2026 - 16:15 WIB
Urgensi HIMBARA: Menagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Lewat UMKM

Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-
Masalah pengangguran di Indonesia kini berada di titik yang mencemaskan. Per Agustus 2025, angka pengangguran menyentuh angka 7,46 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 4,85%. Ironisnya, sekitar 1 juta di antaranya adalah lulusan perguruan tinggi. Fenomena pengangguran terdidik ini bukan sekadar angka statistik, melainkan bom waktu sosial, ekonomi, dan politik yang harus segera dicarikan solusinya.

Dahulu, janji kampanye Prabowo-Gibran untuk menciptakan 19 juta lapangan kerja menjadi angin segar bagi rakyat. Namun, setelah lebih dari satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pengangguran masih menjadi isu krusial yang belum teratasi sepenuhnya. Jika janji tersebut tidak segera terealisasi, dampak buruk terhadap stabilitas nasional tidak bisa dihindari.

UMKM: Tulang Punggung yang Terabaikan



Kunci utama penyelesaian masalah ini sebenarnya ada di depan mata: UMKM. Sektor ini merupakan raksasa ekonomi Indonesia yang mencakup 99,99 persen dari total pelaku usaha. Yang lebih fantastis, UMKM adalah penyerap tenaga kerja terbesar di negeri ini, yakni mencapai 97 persen.

Logikanya sederhana: jika pemerintah ingin menghapus pengangguran secara masif, maka memperkuat UMKM jauh lebih efektif dan dapat diandalkan ketimbang hanya bergantung pada usaha skala besar. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hambatan besar yang masih menjegal langkah para pelaku usaha kecil ini, yaitu akses permodalan.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya