Gerakan Rukun Sama Teman Kemendikdasmen, Libatkan Murid sebagai Bagian dari Solusi
Lusi mahgriefie
Jum'at, 09 Januari 2026 - 08:56 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti dalam kegiatan sosialisai Gerakan Rukun Sama Teman yang diinisiasi Kemendikdasmen
Gerakan Rukun Sama Teman yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai disosialisasikan kepada seluruh satuan pendidikan di Indonesia. Program ini merupakan upaya dalam menumbuhkan budaya sekolah yang aman dan nyaman, dengan melibatkan murid sebagai bagian dari solusi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, bersama ratusan murid di SMPN 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman, Kamis (8/1/2026).
"Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun generasi bangsa yang unggul, membentuk sumber daya manusia hebat, dan generasi muda yang kuat. Jadilah generasi muda yang serba tahu, generasi serba bisa, serta generasi rendah hati dan berakhlak mulia, guna membangun kemajuan untuk Garut dan Indonesia," ungkap Menteri Mu'ti di Garut, dikutip Jumat (9/1/2026).
Baca juga:Mendikdasmen Pastikan 85% Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktif Kembali di Semester Genap Ini
Untuk menjadi tiga generasi tersebut, Menteri Mu'ti mengungkapkan bahwa para murid harus memulai hari dari sebuah pembiasaan dan budaya yang baik. Salah satunya yaitu dengan melakukan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, di rumah, sekolah, maupun lingkungan sosial masyarakat.
"Dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, semoga anak-anak Indonesia memiliki mental yang sehat dan raga kuat. Jadikan ilmu sebagai modal utama untuk menjalani hari, dengan ilmu semua menjadi mudah, dengan seni semua menjadi indah, dan dengan akhlak semua menjadi mulia," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memberikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Kemendikdasmen yang hadir di Garut untuk menyosialisasikan Gerakan Rukun Sama Teman. Dalam sambutannya, Putri menyebut bahwa gerakan ini merupakan program baik untuk mendukung proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan tanpa perundungan, khususnya satuan pendidikan di Garut.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, bersama ratusan murid di SMPN 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman, Kamis (8/1/2026).
"Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun generasi bangsa yang unggul, membentuk sumber daya manusia hebat, dan generasi muda yang kuat. Jadilah generasi muda yang serba tahu, generasi serba bisa, serta generasi rendah hati dan berakhlak mulia, guna membangun kemajuan untuk Garut dan Indonesia," ungkap Menteri Mu'ti di Garut, dikutip Jumat (9/1/2026).
Baca juga:Mendikdasmen Pastikan 85% Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktif Kembali di Semester Genap Ini
Untuk menjadi tiga generasi tersebut, Menteri Mu'ti mengungkapkan bahwa para murid harus memulai hari dari sebuah pembiasaan dan budaya yang baik. Salah satunya yaitu dengan melakukan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, di rumah, sekolah, maupun lingkungan sosial masyarakat.
"Dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, semoga anak-anak Indonesia memiliki mental yang sehat dan raga kuat. Jadikan ilmu sebagai modal utama untuk menjalani hari, dengan ilmu semua menjadi mudah, dengan seni semua menjadi indah, dan dengan akhlak semua menjadi mulia," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memberikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Kemendikdasmen yang hadir di Garut untuk menyosialisasikan Gerakan Rukun Sama Teman. Dalam sambutannya, Putri menyebut bahwa gerakan ini merupakan program baik untuk mendukung proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan tanpa perundungan, khususnya satuan pendidikan di Garut.