home global news

Fadli Zon dan Gubernur Bengkulu Sepakati Penguatan Ekosistem Budaya Lewat Film Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:47 WIB
Fadli Zon dan Gubernur Bengkulu Sepakati Penguatan Ekosistem Budaya Lewat Film Daerah

LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima audiensi dan dialog dengan Gubernur Bengkulu beserta jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam rangka membahas penguatan pemajuan kebudayaan daerah, optimalisasi pemanfaatan cagar budaya, serta pengembangan film sebagai medium strategis pengenalan Bengkulu secara lebih luas.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta tersebut, Menteri Kebudayaan menyampaikan komitmennya untuk memperluas kerja sama kebudayaan dengan Provinsi Bengkulu. Ia mengungkapkan bahwa Bengkulu memiliki potensi cagar budaya dan aset kebudayaan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan.

“Museum dan taman budaya harus terus kita dorong menjadi kantong budaya yang hidup, sekaligus ruang edukasi dan interaksi masyarakat. Cagar budaya yang ada juga bisa dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas kebudayaan, ekonomi budaya, ekonomi kreatif, object tourism, hingga pusat kuliner. Semoga museum dan taman budaya di setiap provinsi semakin maju dan berkembang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (13/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menyampaikan apresiasinya atas perhatian Kementerian Kebudayaan terhadap pemajuan budaya daerah. Ia menegaskan bahwa kebudayaan merupakan fondasi penting dalam membangun martabat bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang dikenali dari kebudayaannya, bukan semata dari pembangunan fisiknya. Langkah-langkah yang dilakukan Kementerian Kebudayaan selama ini kami nilai sangat tepat dan strategis,” ucapnya.

Gubernur Bengkulu juga memaparkan kekayaan budaya Bengkulu yang masih belum banyak dikenal, termasuk keberagaman suku, bahasa, dan adat istiadat, seperti di Pulau Enggano. Ia menyampaikan keinginan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dalam mengangkat dan memperkenalkan kebudayaan Bengkulu, termasuk melalui pengembangan film berbasis budaya lokal.

Salah satu pihak yang turut memaparkan gagasan tersebut adalah produser film dari Production House JFS Kreatif Studio, Anggit Dhanurendra. Ia menjelaskan bahwa ide pengembangan film tentang Bengkulu berangkat dari kegelisahan atas masuknya narasi budaya asing melalui produksi film luar yang menggunakan lokasi di Indonesia tanpa mengangkat identitas lokal.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya