Banyak Kecaman, X Bakal Stop Grok AI Tak Bisa Lagi Edit Gambar Berbau Seksual
Lusi mahgriefie
Kamis, 15 Januari 2026 - 09:26 WIB
Foto: ist
Banyaknya kecaman dari berbagai negara terhadap Grok AI, fitur yang ada di platform X milik Elon Musk, membuat chatbot tersebut mengambil keputusan.
Platform X, yang mengoperasikan fitur Grok, memastikan Grok tidak lagi bisa menampilkan deepfake berbau seksual, seperti mengedit foto orang sungguhan lalu menampilkan mereka dengan pakaian terbuka.
"Kami telah menerapkan langkah-langkah teknologi untuk mencegah akun Grok mengizinkan pengeditan gambar orang sungguhan dalam pakaian terbuka seperti bikini," demikian bunyi pengumuman di X, dikutip Kamis (15/1/2026).
Pihak X menegaskan bahwa pembatasan ini berlaku untuk semua pengguna, termasuk pelanggan berbayar.
Perubahan tersebut diumumkan beberapa jam setelah jaksa penuntut umum California mengatakan bahwa negara bagian tersebut sedang menyelidiki penyebaran deepfake AI yang berbau seksual, termasuk anak-anak, yang dihasilkan oleh model AI tersebut.
Baca juga:Dianggap Berbahaya, Kini Giliran Inggris Bersiap Blokir Grok AI
X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, juga menegaskan kembali dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa hanya pengguna berbayar yang dapat mengedit gambar menggunakan Grok di platformnya.
Platform X, yang mengoperasikan fitur Grok, memastikan Grok tidak lagi bisa menampilkan deepfake berbau seksual, seperti mengedit foto orang sungguhan lalu menampilkan mereka dengan pakaian terbuka.
"Kami telah menerapkan langkah-langkah teknologi untuk mencegah akun Grok mengizinkan pengeditan gambar orang sungguhan dalam pakaian terbuka seperti bikini," demikian bunyi pengumuman di X, dikutip Kamis (15/1/2026).
Pihak X menegaskan bahwa pembatasan ini berlaku untuk semua pengguna, termasuk pelanggan berbayar.
Perubahan tersebut diumumkan beberapa jam setelah jaksa penuntut umum California mengatakan bahwa negara bagian tersebut sedang menyelidiki penyebaran deepfake AI yang berbau seksual, termasuk anak-anak, yang dihasilkan oleh model AI tersebut.
Baca juga:Dianggap Berbahaya, Kini Giliran Inggris Bersiap Blokir Grok AI
X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, juga menegaskan kembali dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa hanya pengguna berbayar yang dapat mengedit gambar menggunakan Grok di platformnya.