Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Dianggap Berbahaya, Kini Giliran Inggris Bersiap Blokir Grok AI

lusi mahgriefie Selasa, 13 Januari 2026 - 15:39 WIB
Dianggap Berbahaya, Kini Giliran Inggris Bersiap Blokir Grok AI
Ilustrasi: ist
LANGIT7.ID-, Inggris - Inggris bergabung dengan Uni Eropa, Australia, dan India dalam menghadapi chatbot AI, Grok, milik Elon Musk. Otoritas keamanan daring Inggris menuduh Grok membahayakan publik, dengan menghasilkan gambar-gambar seksual perempuan dan anak-anak.

Grok merupakan fitur di platform X yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan gambar. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, fitur ini telah digunakan untuk mengedit gambar orang sungguhan untuk menampilkan mereka dalam pakaian yang terbuka.

Otoritas independen keamanan daring di Inggris Raya, Ofcom, mengumumkan penyelidikan terhadap X pada Senin (12/1), menyusul laporan yang sangat mengkhawatirkan tentang chatbot Grok Al yang digunakan untuk menghasilkan gambar berbau seksual.

Apabila dalam penyelidikan X terbukti melanggar Undang-Undang Keamanan Daring, Ofcom dapat menjatuhkan denda hingga 10% dari pendapatan, atau meminta pengadilan untuk tindakan penghentian bisnis, termasuk larangan.

Sebelumnya, pada awal bulan ini, Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India mengeluarkan peringatan keras kepada X.

Baca juga: Indonesia Jadi Negara Pertama Memblokir Grok AI Milik Elon Musk

Kemudian pada Kamis lalu, Uni Eropa memerintahkan X untuk menyimpan semua dokumen dan data internal terkait Grok berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital. Mereka menyebut gambar-gambar tersebut "mengerikan" dan "menjijikkan."

Australia melalui Komisioner Keamanan Siber membuka investigasi serupa terhadap deepfake "telanjang secara digital" yang dihasilkan Grok minggu lalu.

"Langkah ini hanya mengubah fitur AI yang memungkinkan pembuatan gambar ilegal menjadi layanan premium," kata juru bicara kantor Perdana Menteri Inggris kepada The Guardian, menanggapi pembatasan fitur pembuatan gambar oleh Grok, dilansir Selasa (13/1/2026).

Ia menambahkan, "ini bukan solusi. Bahkan, ini menghina para korban misogini dan kekerasan seksual."

Inggris sejak tahun 2023 telah memberlakukan Undang-Undang Keamanan Daring Inggris yang dirancang untuk mengatur perusahaan teknologi dengan mengalihkan beban tanggung jawab atas konten ilegal dari pengguna ke platform. Serta mengharuskan mereka untuk secara proaktif mengidentifikasi dan menghapusnya.

Undang-undang ini juga menjadikan pengiriman gambar seksual yang tidak diminta atau penyebaran informasi palsu dengan maksud untuk menyebabkan kerugian "yang signifikan" sebagai tindak pidana.

Sejak diberlakukannya, undang-undang ini telah menyebabkan beberapa penangkapan tingkat tinggi, termasuk satu kasus di mana seorang pria berusia 25 tahun dipenjara selama tiga bulan setelah ia menggunakan siaran langsung TikTok untuk secara palsu mengklaim bahwa ia "melarikan diri untuk menyelamatkan nyawanya" dari perusuh sayap kanan.

Bahkan sebelum undang-undang tersebut diberlakukan, Inggris Raya memiliki sejarah panjang penangkapan individu karena ujaran daring, yang berawal dari Undang-Undang Ketertiban Umum tahun 1986, yang mengkriminalisasi kata-kata atau perilaku yang bertujuan untuk membangkitkan kebencian rasial atau kebencian berdasarkan agama atau orientasi seksual.

Baca juga: Setelah Indonesia, Malaysia Ikut Memblokir Grok AI

Menurut sebuah studi yang dibahas di House of Lords, Inggris Raya melakukan lebih dari 12.000 penangkapan terkait komunikasi daring setiap tahunnya.

Elon Musk sendiri telah mengkritik Inggris atas undang-undang media sosialnya, yang memungkinkan pemenjaraan untuk ujaran daring, selama bertahun-tahun dan menyebut negara itu sebagai "negara polisi," "pulau penjara," dan memiliki pemerintahan dan sistem peradilan yang "rusak" hanya dalam setahun terakhir.

Melansir forbes.com, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut gambar seksual tanpa persetujuan Grok sebagai "melanggar hukum," dan menegaskan, "kami tidak akan mentolerirnya".

Selang beberapa hari kemudian, Musk justru menyebut pemerintah Inggris "fasis" sebagai tanggapan terhadap sebuah grafik yang menggambarkan negara itu sebagai negara dengan penangkapan terbanyak untuk komentar daring. (*/lsi/guardian/forbes)

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)